Loading...

TANAM PADI DENGAN RICE TRANSPLANTER

TANAM PADI DENGAN RICE TRANSPLANTER
Tanam padi adalah proses awal dari budidaya tanaman padi. Pada proses tanam padi umumnya menggunakan tenaga kerja konvensional yaitu dengan menancapkan bibit padi ke dalam lumpur / tanah di hamparan sawah. Pada saat penanaman bibit padi membutuhkan tenaga yang cukup banyak dan waktu yang lama sehingga biaya yang dikeluarkan jauh lebih banyak. Untuk menanam 1 hektar padi dibutuhkan tenaga sekitar 10 orang dalam waktu 2 hari.Efisiensi usahatani menjadi salah satu aspek penting dalam budidaya padi. Mahalnya biaya tenaga kerja penggarap sebagai akibat langkanya tenaga kerja di pedesaan, membuat para petani padi lebih mengandalkan alat pertanian mekanis. Cangkul dan bajak kerbau sudah digantikan taktor untuk mengolah tanah. Sabit juga sudah diganti oleh mesin panen combine harvester. Sementara untuk menanam padi para petani sudah mulai mengenal mesin penanam padi atau Rice transplanter.Rice transplanter bekerja seperti layaknya orang tandur / tanam padi dengan menancapkan bibit padi ke dalam tanah persawahan dengan teratur yaitu 1 buah bibit padi pada setiap satu titik tanam. Mesin ini dijalankan hanya oleh seorang tenaga dan satu orang asisten sehingga sudah dapat mengganti beberapa puluh orang tenaga kerja. Untuk tanam padi seluas 1 hektar hanya dibutuhkan waktu 4-5 jam dibandingkan dengan cara tradisional yang membutuhkan tenaga kerja sebanyak 10 orang selama 2 hari. Sehingga dari segi biaya dan waktu, penanaman dengan mesin tanam padi (Rice Transplanter) jauh lebih efisien. admin-blora: KIKI HERUWATI,SP.(BP3K Cepu); Sri Endah M, SP.