Loading...

TAWARKAN EDUKASI BERCOCOK TANAM, BPP KOSTRATANI KECAMATAN GAPURA RAMAI DIKUNJUNGI PULUHAN ANAK SEKOLAH

TAWARKAN EDUKASI BERCOCOK TANAM, BPP KOSTRATANI KECAMATAN GAPURA  RAMAI DIKUNJUNGI PULUHAN ANAK SEKOLAH
Pagi yang cerah, secerah suasana hati para Penyuluh Pertanian BPP Kostratani Kecamatan Gapura Kabupaten Sumenep saat hendak menyambut kedatangan puluhan anak dari SD Integral Lukman Al-Hakim Kabupaten Sumenep. Beberapa mobil memasuki halaman kantor dan mulai terdengar riuh suara anak-anak. Senyum mereka pun sumringah sembari memandang sekitar pekarangan BPP yang dipenuhi aneka tanaman. Bila biasanya para Penyuluh Pertanian sering bertatap muka dengan orang dewasa, kali ini menjadi tantangan tersediri. Bagaimana kami ditutut bisa membersamai mereka bermain sambil belajar berkebun dengan bahagia. Kegiatan kunjungan ini merupakan salah satu implementasi dari komitmen kami untuk menjadikan BPP Kostratani Kecamatan Gapura sebagai pusat pembelajaran. Tak hanya bagi petani atau pelaku usaha, tetapi juga bagi masyarakat umum dari semua kalangan. “Pekarangan BPP kami setting sedemikian rupa dengan aneka tanaman pangan, hortikultura dan TOGA (Tanaman Obat Keluarga). Tujuannya supaya petani dan masyarakat umum tertarik untuk berkunjung kesini. Bahkan kemarin, kami agendakan kegiatan panen kembang kol langsung di kebun untuk umum, jadi mereka bisa berbelanja sayuran sekaligus belajar dan swafoto di kebun BPP” tegas Akh. Arifin, Koordinator Penyuluh BPP Kostratani Kecamatan Gapura. Alhamdulillah, dalam setengah tahun ini, BPP Kostratani Kecamatan Gapura telah menerima lima kali kunjungan, baik dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), maupun Sekolah Dasar dan MTs. Mereka diajak bermain dan berkeliling kebun sembari mengenal aneka tanaman. Siswa-siswi kelas 4 ini lalu diajak belajar cara menyemai benih dalam tray dan turun langsung ke lapangan untuk melakukan pindah tanam tanaman tomat. Panas dan peluh bercucuranpun tak dihiraukan, berganti rasa senang dan penasaran. "Hal baru bagi mereka, selama ini mereka hanya mengenal buah tomatnya saja. Namun, hari ini mereka bisa belajar menanam tomat dan melihat langsung tanaman tomat yang sedang berbunga" ujar guru pendamping. Berkebun bagi anak-anak memang memiliki banyak manfaat. Mereka bisa belajar mengenali aneka jenis tanaman yang seringkali dijumpai dalam menu makanan harian. Dengan belajar menanam dan merawat tanaman, mereka dilatih untuk bertanggung jawab, serta mencintai tanaman dan lingkungan. Mereka bisa belajar darimana makanan segar yang sering mereka jumpai di rumah atau di pasar itu berasal. Anak-anakpun lebih sehat karena kegiatan berkebun merupakan kegiatan fisik yang baik untuk kesehatan. Dan, tak kalah penting, melakukan aktivitas berkebun bisa melatih motorik anak. Jadi, menarik bukan bila kita sedini mungkin mengenalkan dunia pertanian pada anak-anak? Dengan dikenalkannya berkebun sejak dini, diharapkan mampu membentuk karakter anak-anak yang bertanggung jawab, pintar, focus dan peduli terhadap lingkungan. Selain itu, diharapkan mampu menumbuhkan minat anak-anak untuk mencintai dunia pertanian. Semoga kelak, diantara mereka akan muncul para petani millennial yang sukses, kreatif dan inspiratif. Delly Hos Kapila, SP