Loading...

TEHNIK PEMUPUKAN TANAMAN JAHE MERAH

TEHNIK PEMUPUKAN TANAMAN JAHE MERAH
Agar tanaman jahe merah dapat tumbuh dan berproduksi secara optimal ; tanaman memerlukan pupuk; baik Budidaya tanaman jahe umumnya banyak menggunakan pupuk organik (pupuk kandang) atau kompos dalam jumlah yang cukup besar, mulai dari 5-10 ton per ha.namun karena dipasaran telah terdapat pupuk kompos pabrikan, dapat menggunakan jenis pupuk organik tersebut. Agar mendapatkan hasil yang optimal perlu ditambahkan dengan pemupukan N dan K yang tinggi. Pupuk Urea bisa mencapai 300 kg per ha, dan pupuk KCl bisa mencapai 120 kg per ha. Umumnya hanya sedikit menggunakan pupuk P. Saat ini budidaya jahe di masyarakat yang menerapkan konsep urban farming lebih banyak menggunakan polybag. Untuk jahe , luasan 1 ha di lahan kira-kira identik dengan 6.000 polybag (dengan tiga bibit jahe per polybag).Jika dibagi per polybag pemupukan di atas adalah sebagai berikut : 5 kg pupuk organik (pupuk kandang atau kompos) 130 gr urea 35 gr SP36 113 gr KCl Catatan tambahan: Pupuk organik dalam bentuk pupuk kandang atau kompos dijadikan sebagai pupuk dasar atau menjadi salah satu bahan media tanam. Pupuk Urea, SP36 dan KCl diberikan secara bertahap. 25% diberikan pada 60 hari setelah tanam, 25% pada umur 120 hari (4 bulan) setelah tanam, dan sisanya 50% pada saat usia 5 bulan setelah tanam. Jenis unsur hara tanaman yang juga sangat penting untuk tanaman jahe adalah Mg dan Ca. Untuk pemupukan jahe sebaiknya juga ditambahkan Dolomit. Dosis per polybag bisa ditambahkan 0,1 – 0,5 kg campuran tersebut. MUSTAJAB, Penyuluh Pertanian BPP.Wringinanom