Loading...

TEKNIK APLIKASI P3S PADA TANAMAN KAKAO

TEKNIK APLIKASI P3S PADA TANAMAN KAKAO
PENDAHULUAN Kakao merupakan jenis Tanaman Perkebunan yang sangat penting,selain sebagai sumber penghasilan yang cukup berarti bagi keluarga,juga merupakan upaya untuk mengawetkan tanah dan Air.Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam budidaya Tanaman Kakao yakni : Pemangkasan : Pemangkasan dilakukan baik untuk tanaman kakao maupun Pohon Pelindung Pemangkasan Pohon Pelindung Tujuan : untuk mempermudah masuknya sinar matahari ke tanaman kakao,sehingga dapat meragsang pembungaan dan pembuahan,mempermudah peredaran udara kedalam kebun,agar udara disekitar Tanaman kakao tidak lembab sehingga perkembangan hama dan penyakit dapat dicegah,dan untuk mengurangi kelembaban udara pada musim hujan,sehingga pertumbuhan tunas baru dapat dihindari dan buah yang masih kecil tidak banyak yang gugur. Pemangkasan pohon pelindung pertama kali dilakukan 1 – 2 minggu sebelum kakao ditanam,dengan cara membiarkannya hanya tiga cabang sedangkan cabang yang lain dipangkas hingga 30 cm.Usahakan cabang terendah dua kali tinggi dengan tanaman kakao. Pemangkasan Tanaman Tujuannya : untuk mendapatkan pertumbuhan tajuk yang menyebar,seimbang dan kokoh,mengurangi kelembaban kebun sehingga terhindar dari serangan hama dan penyakit dan mengurangi mahkota pohon agar tidak terlalu tinggi sehingga memudahkan pemeliharaan dan panen.Untuk mengurangi kerusakan kulit dan guncangan pohon, pemangkasan sebaiknya menggunkan gunting pangkas.Bagian – bagian tanaman yang perlu dipangkas : Pada mahkota : jika muncul lebih dari 3 cabang primer,maka hanya disisakan 3 cabang saja.pilih cabang yang sehat dan jarak antar cabangnya seimbang Tinas – tunas air Cabang balik ( cabang yang mengarah kebatang utama Cabang – cabang kecil yang menutupi mahkota Cabang – cabang yang saling menindih Cabang – cabang yang terserang hama dan penyakit Cabang gantung Cabang kering Pemupukan : Pemupukan dimaksudkan untuk menambah persediaan unsur hara bagi pertumbuhan tanaman. Jenis pupuk yang digunakan dapat berupa Organik maupun An Organik.Penggunaan pupuk Organik sangat dianjurkan karena disamping menambah persediaan unsur hara,juga tanam tetap gembur.Pemupukan dilakukan 2 kali setahun,yaitu Pada awal dan Akhir musim hujan.Dibuat atur melingkar selebar tajuk Tanaman.pupuk ditaburkan kedalam alur, kemudian ditutup dengan tanah tipis – tipis. Pengendalian Hama dan Penyakit : Hama Helopeltis sp Gejala Serangan : Buah berubah warna menjadi hitam,keras dan tidak bisa menghasilkan biji. Upaya Pengendalian : Memangkas pohon pelindung sehigga dapat mengurangi kelembaban kebun,sehingga lebih banyak cahaya yang masuk . Mengusir hama dengan cara pengasapan Penyakit Busuk Buah : Gejala Serangan ; Terdapat bercak berwarna kelabu kehitaman pada ujung buah Buah dan biji yang terserang membusuk. Upaya Pengendalian : Kurangi kelembaban kebun dengan memperbaiki Darinase dan melakukan pemangkasan,baik terhadap pohon pelindung maupun Tanaman kakao. Sanitasi : Kegiatan sanitasi pada Tanaman kakao sangat penting dilakukan,terutama sebelum musim hujan tiba PENULIS : RIVAI MUHAMAD SALEH/Penyuluh Pertanian Lapangan/BPP Waiwerang/ Kecamatan Adonara Timur/Kabupaten Flores Timur/NTT