Entok merupakan salah satu dari ungas yang biasa di kembang biakan oleh sebagian masyarakat, selain itu entok juga di konsumsi oleh masyaraat. Tidak hanya dagingnya saja, namun telur dari entok ini juga sangat di minati oleh kalangan masyarakat khususnya di indonesia. Budidaya entok mungkin tidak lah sepopuler beternak unggas lainnya seperti ayam dan bebek. Dan juga pemasaran untuk entok sendiri juga sedikit sulit dibandingkan pemasaran ayam dan bebek. namun yang harus di ketahui ada beberapa alasan yang sangat menguntungkan jika melakukan ternak entok ini seperti : Kebal. Entok merupakan unggas yang sangat kebal, entok tidak mudah terserang penyakit seperti unggas lainnya, kekebalan tubuh entok sangat di akui. Meskipun terkena suhu dan cuaca yang ekstrim sekalipun entok tidak akan mudah terkena penyakit. Berbeda dengan unggas peliharaan lainnya yang jika terkena suhu cuaca yang berbeda sedikit saja langsugn terkena penyakit bahkan mati. Pertumbuhan Yang Cepat. Untuk masalah pertumbuhan? Entok merupakan salah satu unggas yang memiliki pertumbuhan yang sangat cepat dari unggas lainnya. Karena entok memiliki nafsu makan yang sangat tinggi. Maka dari itu tidak hewan jika entok memiliki pertumbuhan yang lebih cepat dari unggas unggas lainnya. Memiliki harga yang tinggi. Tidak hanya itu saja, entok adalah unggas yang memiliki harga juga yang sangat tinggi di banding unggas ternak seperti ayam ataupun bebek. Harga entok jantan dewasa saja sampai 100 – 150 ribu per ekornya. itu harga normalnya, tergantung dari berat badan sang entok tersebut. Semakin berat badannya semakin tinggi juga harganya. Itu adalah salah alasannya mengapa lebih memilih entok dari unggas lainnya. Karena keungulan yang di miliki entok jauh lebih menguntungkan dari pada beternak unggas lainnya. Langkah- langkah yang di lakukan untuk beternak entok ini : Mempersiapkan Kandang Ternak Entok Sebelum beternak Entok hal yang paling utama dilakukan yaitu membuat kandangnya. Seperti di ketahui entok adalah hewan yang sangat suka dengan air. Oleh karena itu harus menyediakan halama yang cukup lebar untuk membudiayakan entok ini, jika sudah ada lokasi yang tepat baru lah membuat kandangnya. Untuk membuat kandan entok tidaklah sulit. Agar entok nantiknya tidak terbang dan berkeliaran di luar halaman, sebaiknya di pagari terlebih dahulu halaman untuk beternak entok. Untuk memagari haalam bisa membuatnya dengan menggunakan bahan material seperti kayu bambu dan juga jaring untuk memagarinnya. Jika halaman sudah di pagari langkah selanjutnya membuat kandangnya, Buatlah kandang baterai untuk anakan entok. Selain itu buatkan juga kandang untuk entok mengeram. dan kandang entok dewasa, dan juga remaja. Dan jangan lupa pula berikan tempat makan di setiap kandangnya. Tidak hanya itu saja juga harus menggali lubang persegi sedalam 30 cm, untuk panjang dan lebarnya bisa diperkirakan sendiri.Seberapa luar kah kolam yang mau dibuat untuk tempat berengan sang entok. Dan di pinggiran juga bisa di buat dengan mengungunakan semen. Dan di halaman juga di berikan tempat pakan, Memilih Indukan Yang Berkualitas Untuk sukses beternak entok, sebaiknya anda harus memulainya dengan beternak dari indukan. Mengapa saya sarankan begitu? karena itu lebih menguntungkan. Jika kalian memulainya dengan membeli akankan maka prosesnya akan membutuhkan waktu yang sedikit panjang untuk mengembang biakannya. Namun jika kalian membeli indukan maka akan lebih cepat proses pengembang biaskannya. Dan untuk memilih indukan kalian bisa langsung ke peternakan entok yang ada di daerah kalian. Pilihlah entok yang sudah pernah bertelur dan memiliki keturunan. Karena hal itu sangat penting, jika kalian sudah memilihnya kalian tentulah tidak akan meresa rugi atau takut ternak entok kalian gagal. Pemaberian Pakan Ternak Entok Jika suduh membeli indukan entoknya jangan di lepaskan terlebih dahulu. Namun alangkah baiknya jika di kurung terlebih dahulu entok tersebut selama 3 sampai 5 hari dalam kandang yang sudah di sediakan. Dan jangan lupa memberi pakannya, ini dilakukan agar indukan entok menyesuaikan diri di tempat barunya. Jika sudah 3-5 hari barulah bisa di lepaskan induk entok, jangan lupa selalu memberi pakanya. Pakan yang baik yaitu adalah dedak, dalam pemberianya dengan campuran lainya seperti jagung, sisa makanan lainya. Setelah induk entok sudah tidak asing dengan tempat barunya, biasanya dalam waktu 1 minggu indukan entok sudah mulai melakukan proses kawin. jika indukan sudah melakukan proses kawin, biasanya dalam waktu 2 minggu saja indukan betina yang sudah di buahi oleh pejantan akan bertelur. Nah untuk itu kandang yang sudah di sediakan sebelumnya untuk tempat bertelur dan mengeram bisa diberikan alas tambahan seperti rumput kering ataupun jerami. Hal ini di lakukan ager telur telurnya tetap hangat di tempat tersebut. Setelah masa bertelur berakhir lebih kurang 10 sampai 14 hari bisa indukan betina sudah mulai mengerami telurnya. Nah jika sudah memasuki masa mengeram, dari sinilah masa benar-benar beternak entok. Karena harus lebih teliti ager telur telur yang di eram oleh indukan dapat menetas semua. Bisanya masa pengeraman telur telur entok kurang lebih 25 hari bisa nya dalam waktu 25 hari terhitung dari awal pengeraman. Telur – telur yang di eram oleh indukan akan menetas. Nah pada saat itu jangan langsung memindahkan anakan kedalam kandang baterai, melaikan biarkan sampai semua telur tersebut menetas biasanya di tunggu selama 2 hari. Jika sudah menetas semuanya barulah di pindahkan kedalam kandang baterai. Masa Perawatan anakan jika sudah menetas semua barulah di pindahkan indukan ke kandang baterai yang sudah di lengakapi lampu 10 watt. Sebaiknya pindahkan anakan yang baru menetar tadi kedalam kandang bersama indukannya. Lalu berikan pakan seperti dedak yang sudah di campurkan dengan sedikit air, hal ini di lakukan ager dedak tersebuh larut dan encer seperti bubur, ager anakan dapat dengan mudah mencernanya. Biarkan indukan selama 2 munggu bersama anakannya, jika sudah 2 minggu anakan juga sudah memiliki bulu barulah bisa menyapihnya. Proses penyapihan ini dilakukan bertujuan agar indukan entok bisa memproduksi lagi. Anakan yang sudah berusia 2 minggu harus di rawat dengan benar dan jangan pernah telat memberikannya makan ager pertumbuhannya stabil dan tidak terhambat. Selain itu jangan lupa memberikan minuman yang sudah di campurkan dengan vitamin untuk anak entok. Vitamin ini bisa di dapatkan di toko ternak terdekat, selain itu lampu yang di berikan harus selalu di didupkan agar tetap merasa hangat. Masa panen Panen biasanya dalam waktu 4 bulan karena entok sudah memiliki berat 3 sampai 3,5 kg per ekornya. Nah pada saat ini sudah bisa memanennya, jika memang entok pedaging bisa langsung memanennya namun jika ingin memanen telurnya maka bisa menunggu sampai entok berusia 5 bulan. Untuk pemasaan bisa lakukan dengan cara menjualnya sendiri kepasar ataupun bisa menjualnya ke peternak entok lainnya sebaiknya kalau ada beberapa petani yang memelihara entok bisa dipasarakan secara Bersama bisa melalui Poktan, Gapoktan atau Koperasi kalau sudah terbentuk. (Suwarna _ Penyuluh Pertanian Pusat) Sumber : Berbagai Sumber