Loading...

TEKNIK DAN CARA MENULIS BERITA YANG BAIK DAN BENAR

TEKNIK DAN CARA MENULIS BERITA YANG BAIK DAN BENAR
Media massa mendapat peranan penting sebagai sumber informasi bagi masyarakat. Koran, majalah, radio, dan televisi menjadi makanan sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan akan informasi. Terlebih kini kemajuan teknologi kian mempermudah masyarakat untuk mengakses berita dengan munculnya media online. Tidak semua berita dapat dipublikasikan atau "layak muat' (fit to print, fit to broadcast). Untuk dapat dipublikasikan di media, sebuah berita haruslah memenuhi karateristik yang dikenal dengan "nilai- nilai berita". Nilai berita digunakan untuk mengukur layak tidaknya suatu tulisan diangkat menjadi berita. Semakin tinggi nilai berita yang dikandung dalam sebuah peristiwa semakin kuat peristiwa tersebut diangkat sebagai berita. Sebaliknya, semakin rendah nilai beritanya semakin rendah pula peristiwa tersebut diangkat sebagai berita. Jadi nilai berita menjadi tolak ukur layak atau tidaknya sebuah berita ditayangkan atau diterbitkan. Ada empat nilai berita yaitu : (1). Cepat yaitu aktual atau ketepatan waktu, (2). Nyata yaitu informasi tentang sebuah fakta (fact) yang terdiri dari kejadian nyata, pendapat, dan pernyatan sumber berita, (3) Penting yaitu menyangkut kepentingan orang banyak dan (4) Menarik yaitu mengundang orang untuk membaca berita yang kita tulis.Sebuah berita dinyatakan sempurna dan layak tayang apabila telah memenuhi unsur-unsur berita yang dikenal dengan 5W+1H. Apa itu 5W+1H? Ini dia penjelasannya:? What : Apa yang terjadi? Where : Di mana hal itu terjad? When : Kapan peristiwa itu terjadi? Who : Siapa yang terlibat dalam kejadian itu? Why : Kenapa hal itu terjadi? How : Bagaimana peristiwa itu terjadi Suatu berita harus terdiri dari :1. Judul Berita harus ringkas (antara 3-5 kata), mencerminkan isi, menarik, dan sebaiknya berupa kalimat aktif yang terdiri dari Subjek + Predikat + Objek (SPO).2. Teras berita adalah alinea atau paragraf pertama naskah berita setelah judul. Teras berita yang bagus tidak lebih dari 30-35 kata atau tiga barisan ketikan.Cara menulis teras berita antara lain menyusun unsur berita (5W+1H), terutama menempatkan unsur WHO dan WHAT di awal kalimat dan unsur WHEN dan WHERE di akhir kalimat. Unsur WHY dan HOW ditempatkan di tubuh berita (body).3. Tulisan berita harus faktual atau dituliskan berdasarkan fakta dan data yang benar- benar ditemukan dilapangan.4. Tulisan harus seimbang (balance) dan berusaha mencantumkan semua pihak yang terlibat dalam peristiwa. 5. Setelah mengetahui dasar dari berita dan hal-hal yang mendukung sebuah berita bisa dianggap berita layak tayang. Tahapan dari teknik menulis berita :1. Pengorganisasian/pengumpulan fakta oleh wartawan yang akan menulis berita. Apakah itu hasil interview, kejadian langsung, ataupun menggunakan data- data tertulis yang telah tersedia.2. Memutuskan Teras Berita, yaitu penentuan lead untuk teras berita. Ingat, gagal menentukan lead, bisa berarti gagal menulis berita.3. Pemilihan Kata-kata yang cocok, untuk mendukung penulisan berita, usahakan alur yang runtut, jangan melompat- lompat sehingga dapat mengganggu pemahaman pembaca.4. Mulai Menulis Berita. (narindra) Sumber tulisan : komunikasipraktis.com