Loading...

TEKNIK PEMANGKASAN PADA TANAMAN KAKAO

TEKNIK PEMANGKASAN PADA TANAMAN KAKAO
Pemangkasan adalah hal yang cukup penting dalam pemeliharaan tanaman kakao. Dimana pangkasan kakao bertujuan untuk mempermudah manajemen hama, penyakit, panen buah dan agar diperoleh produksi yang tinggi. Ada beberapa pelaksanaan pemangkasan yang perlu di terapkan kepada petani yaitu: 1. Pemangkasan Bentuk Pangkas bentuk dilakukan pada tanaman belum menghasilkan (TBM), tujuannya untuk membentuk kerangka percabangan yang kuat dan seimbang. Cabang primer yang tumbuh dari jorget dipelihara tiga, dipilih yang tumbuh kuat dan seimbang. Ujung cabang primer pada batas 75-100 cm dari jorget, dipotong. Cabang-cabang sekunder diatur zig-zag diatur yang tumbuhnya seimbang ke segala arah. Awal tumbuhnya cabang sekunder sekitar 30 cm dari jorget. 2. Pemangkasan ProduksiPangkas pemeliharaan dan produksi dilakukan pada tanaman menghasilkan (TM), tujuannya untuk mempertahankan kerangka percabangan yang sudah terbentuk dan untuk mendapatkan produksi yang optimum. Cabang/tunas yang dipangkas pada pangkas pemeliharaan ini adalah tunas air (wiwilan), cabang yang meninggi > 3m, cabang sakit, cabang balik, cabang overlapping atau yang menaungi, intinya semua cabang tidak produktif yang menyebabkan kanopi rimbun. Tunas air dibuang 2-4 minggu sekali dan pangkas pemeliharaan 4-6 kali per tahun. 3. Pemangkasan PemeliharaanUntuk pemeliharaan agar kerangka tanaman kakao yang sudah baik dapat dipertahankan . Caranya: cabang sekunder yang tumbuhnya terlalu dekat dengan jourquette (jarak 40-60cm) dibuang, cabang-cabang sekunder berikutnya diatur agar jaraknya tidak terlalu rapat satu sama lain.