Tanaman kakao merupakan tergolong tanaman yang memiliki berbagai macam sifat yang cukup spesifik dan memiliki pengaruh terhadap produksi, sifat-sifat tersebut antara lain. Tanaman kakao tergolong tanaman C3 yang memiliki daya fotosintesis dan translokasi assimilat yang relatif rendah sehingga tanaman kakao yang terlalu rimbun akan mengakibatkan keguguran bunga dan buah yang cukup tinggi sehingga tanaman kakao perlu pemangkasan.Tujuan pemangkasan adalah pemangkasan tanaman kakao dilakukan sering tetapi ringan, keadaan tanaman pada siang hari lantai kebun terliohat bercak-bercak sinar matahari tetapi gulma tidak tumbuh lebat, suasana di dalam kebun tidak terlalu gelap dan terang, keseragaman pertumbuhan tanaman merata dengan tanaman pinggir, sehingga hama penyakit penggerek buah dan busuk buah dapat ditekan serendah mungkin, bunga dan buah tumbuh merata pada batang dan cabang-cabangnya.Prinsip Dasar Pemangkasan Kakao adalah: pemangkasan tanaman kakao dilakukan sering tetapi ringan; keadaan tanaman pada siang hari lantai kebun terliohat bercak-bercak sinar matahari tetapi gulma tidak tumbuh lebat, suasana di dalam kebun tidak terlalu gelap dan terang; keseragaman pertumbuhan tanaman merata dengan tanaman pinggir, sehingga hama penyakit penggerek buah dan busuk buah dapat ditekan serendah mungkin; bunga dan buah tumbuh merata pada batang dan cabang-cabangnya.Ada 3 (tiga) macam pemangkasan yaitu 1). Pemangkasan Bentuk, 2). Pemangkasan Pemeliharaan, 3). Pemangkasan ProduksiPemangkasan Bentuk, pemangkasan bentuk dilakukan untuk memperoleh kerangka cabang tanaman kakao yang baik dari fase masa muda. Tanaman mulai umur 1 (satu) tahun, tinggi lebih kurang 50-100 cm, tanaman kakao sudah keluar cabang lebih dari 3-4 cabang jourget. Cara Pemangkasan Bentuk: memotong cabang-cabang yang lemah, tinggalkan cabang yang sehat dan simetris. Cabang-cabang yang primer yang tumbuhnya terlalu panjang dipotong ujungnya. Pangkasan cabang tidak terlalu dekat di dasar batang utama; sebaiknya 1-1,5 cm disisakan guna menjaga pelapukan dan kontaminasi hama/penyakit. Pemeliharaan tiga cabang jourget yang letaknya merata akan membuat pertumbuhan seimbang. Memotong cabang-cabang sekunder yang tumbuhnya pada cabang primer sejauh 30-60 cm dari jourget dan cabang sekunder yang saling silang, sehingga kerangka tanaman menjadi seimbang.Pemangkasan Pemeliharaan, tujuannya: memelihara kerangka tanaman kakao agar tetap baik untuk memacu keluarnya bunga dan buah menjadi lebat. Waktu Pemangkasan: setelah dilakukan pemangkasan bentuk dengan bertahap, umur lebih kurang 2-3 tahun, sudah bercabang lebat/rimbun dilanjutkan dengan pemangkasan produksi. Pada saat tanaman sedang berbunga lebat tidak dilakukan pemangkasan.Cara Pemangkasan Pemeliharaan, membuang tunas air yang tumbuh di bagian batang pokok atau tumbuh di sekitar cabang sekunder dan primer, memotong cabang-cabang yang tidak beraturan agar tidak saling menindih, membuang cabang/ranting yang kering akibat cendawan atau penggerek, membuang cabang/ranting daun yang terlalu rimbun, memotong cabang terlalu panjang yang mengganggu orang untuk bekerja keluar masuk kebun.Pemangkasan Produksi, tujuannya: memacu kemampuan tanaman membentuk buah dan meningkatkan produktivitas pertumbuhan, Waktu: Pemangkasan produksi dapat dilakukan dalam waktu tertentu, sering tetapi ringan setelah cabang kakao bersentuhan satu dengan yang lainnya, sekaligus membuang cabang/ranting yang rusak/patah dan membuang tunas-tunas air. Cara Pemangkasan Produksi: Gunakan alat pemotong gunting, golok, gergaji yang tajam dan bersih dari kuman guna menghindari infeksi pada tanaman bekas pangkasan, buang daun ranting yang terlalu rimbun yang dapat menghalangi masuknya sinar matahari, buang rimpang yang kurang bagus, cabang menggantung dan cabang kecil yang akan masuk ke dalam tajuk tanaman, memotong tunas baru yang membentuk jourget baru, buang cabang yang tidak beraturan atau saling silang/menindih. Safrullah, SP Penyuluh Pertanian Madya-BPP Sinjai Utara