Loading...

TEKNIK PEMBUATAN KOMPOS JERAMI

TEKNIK PEMBUATAN KOMPOS JERAMI
Jerami padi banyak mengandung unsur Kalium (K) & Nitrogen (N) yang merupakan hara makro yang butuhkan tanaman padi.Selama ini banyak petani yang belum memanfaatkan jerami untuk dibuat pupuk organik berupa kompos.Seringkali jerami dibakar atau dibiarkan mengering saja dilahan.Membakar jerami sama dengan membakar uang karena sebagai gantinya petani harus membeli pupuk yang mengandung K dan N lebih banyak. Padahal kompos jauh lebih baik untuk mengembalikan kesuburan tanah. Pembuatan kompos dapat dilakukan ditempat yang teduh di bawah pohon-pohanan tanpa memerlukan atap naungan. Bahan : - Jerami 20 bagian - Berbagai jenis rumput/daun Hijau dicacah sepanjang 5 -10 cm - Dedak 1 bagian - Sekam 20 bagian - Pupuk kandang 3 bagian untuk meningkatkan kualitas kompos - Gula Pasir 10 sendok makan - EM4 10 sendok makan (dapat dibeli di toko pertanian) - Air secukupnya. Alat : Ember,Gembor atau hand sprayer atau botol plastik yang sudah dibuat lubang-lubang kecil pada tutupnya,Parang untuk mencacah bahan,Terpal. Cara Membuat : Larutkan EM4 dan gula dalam air; Kompos dibuat secara berlapis-lapis dari setiap bahan yang digunakan. Hal ini bertujuan agar penyiraman EM4 dapat merata. Bahan basah lapisannya harus berdampingan dengan bahan kering agar proses pelapukan dapat berlangsung cepat; Pertama-tama hamparkan jerami setebal ± 20 cm; Siram larutan EM4 secara perlahan-lahan pada jerami secara merata sampai kandungan air adonan mencapai 50% yaitu bila adonan dikepal dengan tangan, air tidak keluar dari adonan dan bila kepalan dilepas maka adonan akan megar; Hamparkan cacahan daun/rumput hijau diatas jerami dengan ketebalan sesuai dengan jumlah bahan yang ada. siram dengan larutan EM4 seperti pada jerami; Hamparkan sekam padi setebal ± 20 cm, siram dengan larutan EM4 seperti pada jerami; Hamparkan pupuk kandang , siram dengan larutan EM4 seperti pada jerami; Hamparkan semua dedak secara tipis, kemudian siram dengan larutan EM4 seperti pada jerami; Ulangi proses pelapisan tersebut diatas hingga semua bahan habis; kemudian tutup dengan terpal; Pertahankan suhunya 40 – 500 jika lebih dari itu buka terpal penutup dan adonan dibolak-balik. Kemudian ditutup kembali. Suhu yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan karena proses pembusukan; Perlu diperiksa apakah bahan kompos apakah masih ada yang kering. Jika kering maka proses pelapukan lambat, dan perlu disiram air kembali. Pembalikan kompos dilakukan 2 hari sekali, bagian bawah ditaruh keatas, demikian sebaliknya dan tutup kembali; Kompos akan jadi setelah ± 3 minggu dengan ditandai dengan kompos sudah berwarna coklat kehitaman, dingin, remah dan tidak berbau. Gunakan kompos dengan cara disebar di sawah 1 minggu sebelum tanam karena pupuk organik lambat tersedia bagi tanaman. Semakin sering di balik semakin cepat jadi kompos jerami nya. Sumber https://www.infoagrobisnis.com>2016/08. Cara Pembuatan Kompos dari Jerami Padi . Penyuluh Pertanian Kecamatan Dedai Penulis Mariata, A.Md