Transplanting adalah kegiatan pemindahan tanaman dari pembibitan atau persemean pekerjaan ini dilakukan dengan sangat hati-hati agar akar tidak putus.Kegiatan ini dilakukan jika petani menyemai benih dengan cara pesemean terpisah atau penanaman benih dengan cara sebar.Bila cara tanamnya menggunakan benih langsung, maka pada saat tanam setiap lubang ditanami lebih dari 2 biji untuk cadangan barangkali ada yang tidak tumbuh.akan tetapi beresiko jika biji dalam satu lubang tanam itu tumbuh semua maka memerlukan tenaga tambahan yaitu untuk menyortir tanaman jika satu lubang tanam tersebut tumbuh lebih dari dua batang maka selebihnya harus disortir dengan cara transplanting ditinggalkan paling banyak 2 tanaman yang paling baik.kemudian jika ada lubang tanam benih tidak ada yang tumbuh maka dilakukan penyulaman. Pekerjaan ini dilakukan setelah 2 minggu penanaman cabe.Penyiraman tanaman cabe merah dilakukan setiap dua hari sekali pada sore hari . akan tetapi jika jatuh hujan maka tidak dilakukan penyiraman, cara penyiraman disiramkan (jeborkan bahasa brebes ) diatas daun tanaman dengan maksud menghilangkan embun jelaga atau kotoran kutu kebul.dan karena tanaman cabe merah tidak cocok dengan genangan air yang terlalu banyak, maka jika hari itu turun hujan lebat sebaiknya genangan air didalam selokan/gondang segera dikurangi.