Susu kedelai sangat penting untuk bayi dan anak-anak karena pada masa pertumbuhannya mereka sangat memerlukan protein. Untuk bayi dan anak-anak yang alergi terhadap susu sapi maka dapat diganti dengan susu kedelai. Sebagai minuman, susu kedelai dapat menyegarkan dan menyehatkan tubuh karena pada umumnya minuman hanya meyengarkan tetapi tidak menyehatkan. Susu kedelai juga dikenal sebagai minuman kesehatan karena tidak mengandung kolesterol, tetapi mengandung phitokimia, yaitu suatu senyawa dalam bahan pangan yang mempunyai khasiat menyehatkan. Kelebihan dari susu kedelai adalah tidak mengandung laktosa sehingga susu ini cocok untuk dikonsumsi penderita intoleransi laktosa, yaitu seseorang yang tidak mempunyai enzim laktase dalam tubuhnya sehingga orang tersebut tidak dapat mencerna makanan yang berlemak. Es Krim Susu Kedelai Es krim biasanya berbahan dasar susu sapi, tapi kali ini es krim yang di buat berbahan dasar susu kedelai. Susu sapi yang menjadi bahan utama dalam pembuatan es krim digantikan dengan susu kedelai. Bahan Pembuat Es Krim dalam pembuatan es krim, ada lima komponen penyusun es krim: Krim, Skim, Air, Gula dan Stabilizer. Es krim dapat dibedakan komposisi dan kandungannya. Komponen terpenting dari es krim adalah lemak susu dan susu skim. Kadar air dalam es krim antara 60%-62%, jika air terlalu banyak maka es krim menjadi kasar, jika air terlalu sedikit maka es krim akan menjadi terlalu padat. Untuk bisa creamy, 60%-62% itu sudah ukuran yang teruji. Dengan demikian maka kadar bahan kering adalah 38%-40%. Lemak, bisa dikatakan sebagai bahan baku es krim. Fungsinya untuk membuat tekstur halus, berkontribusi dengan rasa serta memberi efek sinergis pada tambahan flavor yang digunakan. Disamping itu, penggunaan lemak akan memperindah penampilan. Saat ini, lemak yang berasal dari susu dapat digantikan dengan lemak yang berasal dari tanaman, misalnya dari kelapa, palawija atau pun lemak yang diperoleh dari kedelai. Bukan es krim namanya jika tak manis. Maka gula juga merupakan komponen utama yang berfungsi sebagai pemanis sekaligus pembentuk tekstur es krim yang halus dan lembut serta berfungsi untuk meningkatkan kekentalan. Jenis gula yang sering dipakai adalah sukrosa. Padatan non lemak (susu skim) merupakan sumber protein yang dibutuhkan sebagai pengikat air dan emulsifikasi. Tepung whey merupakan salah satu alternative yang digunakan untuk mengurangi penggunaan susu skim. Tentunya pertimbangan ini akan berdampak pada biaya. Bahan lain yang turut menyusun es krim pengemulsi dan penstabil. Bahan penstabil berfungsi menjaga air di dalam es krim agar tidak membeku benar dan mengurangi kristalisasi es. Bahan pengemulsi dipakai untuk memperbaiki tekstur es krim yang merupakan campuran air dan lemak. Bahan penstabil yang umum digunakan adalah pembuatan es krim dan frozen dessert lainnya adalah CMC (carboxymethyl cellulose), gelatin, naalginat, karagenan, gum arab, dan pectin. Pengolahan Es Krim Susu Kedelai Alat – alat : Kompor Mixer Panci Pengaduk Tempat Es Cream Bahan: 1500 ml susu kedelai 350 gr gula pasir 60 gr cokelat bubuk 1/2 sdt garam 2 sdm maizena, dilarutkan dengan 1 sendok makan susu kedelai 6 butir kuning telur 200 gr dark cooking chocolate, dipotong-potong Cara Membuat Es Krim Susu Kedelai Rebus susu, gula, cokelat bubuk, dan garam sambil diaduk sampai mendidih. Tambahkan larutan maizena, terus aduk sampai kental. Kocok kuning telur sampai mengembang, masukkan kedalam rebusan susu. Aduk terus sampai mendidih dan meletup-letup. Tambahkan potongan cokelat, aduk kembali sampai larut. Angkat dan dingin. Masukkan ke dalam freezer sampai beku, kocok selama 15 menit sampai lembut dengan mixer. Masukkan kembali ke dalam freezer. Lakukan sampai 3 kali pengocokan. Penulis: Wardani Kusuma Sumber: Rukmana. 2002. Kedelai dan Pengolahannya. Kanisius. Jakarta BP3K Sangkulirang Kab. Kutai Timur Prov. Kaltim