Loading...

TEKNOLOGI PEMBUATAN PAKAN TERNAK SAPI DARI CANGKANG KAKAO

TEKNOLOGI PEMBUATAN PAKAN TERNAK SAPI DARI CANGKANG KAKAO
Cangkang buah kakao merupakan limbah agroindustri yang sangat potensial untuk dimanfaatkan sebagai pakan ternak sapi terutama pada musim kemarau. Kandungan nutrisi pada cangkang buah kakao dapat dikatakan sebagai bahan pakan berkualitas tinggi. Dimana kandungan protein kasarnya mencapai 9,88%. Sebelum digunakan sebagai pakan ternak, sebaiknya limbah cangkang buah kakao difermentasikan terlebih dahulu untuk menurunkan kadar lignin yang sulit dicerna oleh hewan ternak. Salah satu fermentor yang cocok untuk limbah cangkang buah kakao adalah Aspergillus niger.Manfaat fermentasi dengan teknologi ini antara lain:Meningkatkan kandungan proteinMenurunkan kandungan serat kasarMenurunkan kandungan tannin (zat penghambat pencernaan)Menekan efek racun zat theobromine (zat penghambat pertumbuhan mikroba rumen sapi)Meningkatkan daya cerna dan kesukaan ternak terhadap pakan tersebutAdapun bahan dan alat yang digunakan adalah:Kulit buah kakao/cangkang kakao 200 kgLarutan Aspergillus Niger 1 literAir 10 literUreaNPKCangkang buah kakao yang telah disediakan, dicacah untuk memperkecil ukuran. Hasil cacahan difermentasi dengan larutan Aspergillus Niger dengan perbandingan 1 liter Aspergillus niger : 10 liter air (untuk 200 kg cangkang kakao) lalu ditutup dengan plastik. Sebelum digunakan, Aspergillus niger dilarutkan dengan air steril tanpa kaporit. Seperti mata air atau air sumur yang bersih. Kedalam air steril tersebut dimasukkan gula pasir, Urea dan NPK kemudian dilarutkan.Proses fermentasi berlangsung 4–5 hari, setelah itu dijemur hingga kering selama 2-3 hari. Selanjutnya dilakukan penggilingan menggunakan mesin penggiling. Pada awal pemberian pakan ini, biasanya ternak tidak langsung mau memakannya. Sebaiknya diberikan pada saat ternak lapar dan bila perlu ditambah sedikit garam atau gula untuk merangsang nafsu makan. Untuk ternak sapi, takaran pemberian fermentasi cangkang buah kakao adalah 2-3 kg/ekor per hari.Fermentasi cangkang buah kakao bisa diberikan sebagai pengganti dedak sebanyak 0,7-1,0% dari berat hidup ternak sapi dan dapat meningkatkan pertambahan berat badan harian sapi sebesar 0,33 kg/hari lebih tinggi dari pada penggunaan pakan lokal (0,22 kg/hari).Oleh : Zulaina Faula, SP(Penyuluh BPP Berohol)