Kentang merupakan komoditas sayuran yang memiliki peran penting dalam menujang ketahanan pangan dan sebagai usaha untuk kesejahteraan masyarakat. Kentang sebagai bahan makan yang banyak mengandung karbon hidrat, sumber mineral, vitamin B, vitamin C dan Vitamin A, kentang selain dikonsumsi dalam keadaan segar juga dapat diolah menjadi berbagai hasil industri olahan. Pengembangan Usaha Kentang menuju Kelembagaan Ekonomi Petani didasari dengan sejalannya tujuan pemerintah adanya program pebangunan desa. Upaya untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha, pendapatan, dan kesejahteraan petani dan keluarganya, tentulah tidak mudah untuk mencapaianya. Dalam mencapai tujuan pengembangan usaha kentang menuju kelembagaan ekonomi petani berbagai masalah yang telah dilewati antara lain; a). Berusaha tani berbagai komoditas telah dilalukan, b). Fluktuasi harga yang sangat tajam dari berbagai komoditas yang dipermainkan oleh tengkulak, c). Petani berusaha mencari usaha lain yang meguntungkan.Untuk mengatasi permasalah tersebut makaperlu teknologi pengolahan pasca panen kentang untuk meningkatkan nilai ekonomi masyarakat luas. Salah satu inovasi teknologi untuk meningkatkan nilai ekonomi kentang adalah dengan cara kentang diolah menjadi tepung kentang.Tepung kentang banyak manfaatnya, yang dapat digunakan untuk bahan baku snack, makanan bayi, mie instan, saus, makanan berkalori rendah dan produk olahan lainnya. Kentang dimanfaatkan sebagai tepung karena banyak mengandung karbon hidrat dalam bentuk pati sehingga kentang juga diproduksi sebagai tepung dan tidak beda dengan produk tepung pada ubi-ubi lainnya.Teknologi inovasi dalam penanganan kentang yang diusahakan untuk tepung. Secara mudah untuk mengenali dan menangani kentang yang digunakan untuk tepung. Tanaman kentang yang sudah cukup umur dan siap untuk dipanen dengan dicirikan bila kentang daunnya sudah berwarna kekuning-kuningan yang bukan disebabkan terserang hama dan penyakit. Batang tanaman telah berwarna kuning dan agak mengering.Cara memanen ubi kentang yang sudah siap dipanen, bisa dilakukan dengan cara sederahan yaitu dengan cara menggali umbi kentang dengan tangan, cendok, koret, cangkul maupun lata lainnya. Yang penting umbi kentang dapat dipanen dengan baik, terjaga mutunya dan tidak rusak, selanjutnya umbi kita pisahkan dari tanah, akar-akar dan kotoran lainnya, tempatkan umbi dalam wadah pengumpul dengan hati hati agar ubi tidak terluka dan tidak terserang cendawan dalam waktu penyimpanan.Kentang yang sudah dipanen kemudian dicuci bersih, selanjutnya dilakukan penyortiran secara fisik dan fisiologis untuk memilih kondisi kentang dalam kondisi yang baik. Hasil kentang yang baik kemudian dilakukan penyimpanan dengan cara meletakkan dalam rak-rak yang tersusun rapi dan terhindar dari serangan hama dan penyakit. Gudang penyimpanan yang digunakan sebaiknya disterilkan terlebih dahulu agas bebas dari bakteri yang dapat merusak umbi yang disimpannya.Proses inovasi teknologi pembuatan tepung kentang.Bahan dan alat yang digunakan untuk membuat tepung kentang adalah sebagai berikut;Bahan:• Kentang• Air• KarungAlat :• Nampan • Pisau• Ember• Mesin penepungCara membuat tepung Kentang adalah;• Kentang yang sudah dibersihkan lalu di kupas hingga bersih• Iris-iris penjadi titip-tipis (chips) • Lakukan blanching• Lakukan pengeringan dengan cara menata dalam nampan/widik/anyaman bambu dengan rapi agar tidak tumpang tindih sehingga memacu kering lebih cepat dan cepat.• Lakukan penggilingan irisan kentang yang sudah kering hingga lembut dan saring tepung tersebut hingga mendapatkan tepung yang halus dan baik• Kemas tepung tersebut dalam karung plastik/kain ikat hingga rapat dan rapi • Simpan tepung yang sudah dikemas digudang yang sudah disediakan sesuai dengan SOP penyimpanan• Tepung kentang siap digunakan sebagai bahan olahan industri maupun berbagai olahan makan. Ditlis oleh : Dalmadi BBP2TP BogorSumber : Balitbangtan dan sumber lainnyaGambar : markaindo.co.id