Loading...

Terapan Pertanian Salinasi

Terapan Pertanian Salinasi
Perubahan iklim terkadang akan sangat mempengaruhi hasil dari produksi pertanian baik itu hasil yang bagus atau malah produksi gagal panen. Salinization (salinasi) adalah salah satu ancaman utama terhadap pertanian di seluruh dunia. Secara global lahan subur hampir terkena dampak garam. Bersamaan dengan salinasi, kekeringan yang sering terjadi karena perubahan iklim di seluruh dunia telah meningkatkan kemiskinan dan akibatnya hilang mata pencaharian para petani kecil. Manusia memiliki kepercayaan yang telah ada bahwa lahan yang terdampak garam tidak dapat digunakan. Namun, ada hasil penelitian yang mendalam dan percobaan selama beberapa tahun, bercocok tanam di tanah yang terdampak garam adalah sesuatu yang sangat mungkin. Bersamaan dengan penggunaan tanaman yang tepat (tahan garam), teknis irigasi yang tepat, manajemen air, pupuk, dan memfaktorkan dalam kondisi iklim di masing-masing wilayah, akan memungkinkan peningkatan dan penggunaan lahan pertanian yang terdampak garam. Saline agriculture (pertanian salinasi) mengharuskan makanan diproduksi di tanah yang terdampak garam dan di area dengan kelangkaan air tawar, air garam atau payau digunakan untuk irigasi bersama dengan air tawar. Jadi dengan pertanian salinasi ini kemungkinan bisa untuk bercocok tanam setahun penuh (baik musim kemarau atau hujan), menggunakan sumber air asin, meningkatkan dan memanfaatkan lagi lahan pertanian yang terdegradasi serta kesempatan untuk meningkatkan mata pencaharian petani. Daerah seperti pesisir bisa untuk membudidayakan tanaman semisal sayur-sayuran dengan pertanian salinasi ini. Dan untuk wilayah indonesia yang banyak pulau dan pantai sangat memungkinkan untuk pertanian salinasi tersebut. Dengan harapan petani nantinya tidak hanya terpaku oleh sistem pertanian yang terdapat pada daerah pengairan air tawar atau sejenisnya. Salt Farm Foundation (yayasan pertanian asin) adalah sebuah organisasi nirlaba yang ada di Belanda. Setelah melakukan penelitian selama lebih dari 10 tahun, telah berhasil mengidentifikasi dan mengembangkan berbagai varietas tanaman pada kondisi garam. Serta telah berhasil menumbuhkan varietas kentang tahan garam di wilayah Sindh di Pakistan (2014-2016). Untuk hal tersebut bisa menjadi dasar pertanian salinasi sangat bagus diterapkan dengan metode yang bersifat intensif dan berkelanjutan. Penulis oleh : Dedek setia kanda Penyuluh pertanian lapangan Kec Meureubo Aceh Barat