Loading...

TIK Modal Penyuluh Masa Depan

TIK Modal Penyuluh Masa Depan
Kebijakan pembangunan pertanian untuk mewujudkan pertanian yang maju, mandiri dan modern memiliki empat fokus utama. Pertama, peningkatan produksi dan produktivitas komoditas pertanian, serta peningkatan kapasitas SDM pertanian. Kedua, penerapan pertanian berbiaya rendah melalui peningkatan efisiensi dan pengembangan kawasan berbasis korporasi. Ketiga, pengembangan dan penerapan mekanisasi serta akselerasi pemanfaatan inovasi teknologi. Keempat, ekspansi pertanian melalui perluasan pemanfaatan lahan termasuk lahan rawa dan sub optimal lainnya, serta penyediaan air (irigasi, embung, dan bangunan air lainnya). Untuk mewujudkan program tersebut diperlukan diversifikasi dukungan, salah satunya melalui inovasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Keberagaman pelayanan informasi melalui TIK akan memperkuat daya dukung terhadap ketahanan pangan sebagai wujud tugas dan fungsi penyuluhan agar dapat berjalan dengan baik. Layanan informasi oleh penyuluh yang cepat dan akurat sangat diperlukan untuk mendukung keberlanjutan pembangunan pertanian yang pada gilirannya dapat berkontribusi pada pencapaian ketahanan pangan yang tinggi. Ketepatan fasilitasi dan pertukaran informasi yang berimbang sangat diperlukan antar pemangku kepentingan yang terlibat dalam pembangunan pertanian termasuk penyuluh pertanian yang berhubungan secara langsung dengan para pelaku utama di lapangan. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menghimpun dan mempublikasikan hasil penelitian maupun kajian melalui berbagai media sebagai rujukan informasi bagi petani/masyarakat. Akses pelaku utama pembangunan pertanian terhadap berbagai informasi dan inovasi pertanian menjadi isu yang krusial dalam menentukan keberhasilan dan ketahanan pangan. Namun informasi tersebut belum menyebar luas dan dapat diakses oleh pelaku utama pembangunan pertanian secara efektif dan menyeluruh. Pendekatan dan Praktek Penyuluhan Pertanian Keberhasilan pencapaian efektivitas diseminasi informasi dan inovasi pertanian melalui kebijakan dan program penyuluhan pertanian memiliki keeratan dengan kemampuan adaptasi terhadap dinamika perubahan global, pemanfaatan potensi nasional serta karakteristik sosial ekonomi masyarakat. Pendekatan dan praktek penyuluhan pertanian pada skala global maupun nasional terus mengalami perubahan yang dinamis. Penyuluh pertanian dituntut mampu dan cepat beradaftasi terhadap perubahan yang terjadi. Kecepatan dan ketepatan penyampaian informasi teknologi dan alternanif sebagai solusi efektif sangat perlu diperhatikan. Arah perubahan harus direspon secara cepat, tepat dan terarah oleh penyuluh pertanian melalui berbagai bentuk penggunaan aplikasi dan web berbasis IT sebagai media untuk mengakomodir segala keragaan data, berita, dan informasi terkait dan lainnya. Indonesia sebagai negara berkembang mulai memberikan perhatian yang besar bagi pemanfaatan teknologi informasi dalam penyelenggaraan penyuluhan pertanian untuk mendukung program pembangunan pertanian melalui Information and Communication Technologies (ICTs)/TIK dalam proses diseminasi inovasi teknologi pertanian. TIK merupakan media untuk mempromosikan berbagai sektor pembangunan perdesaan. TIK secara global dikenal sebagai informasi merambah ke perdesaan dan menyentuh berbagai aspek sosial kehidupan masyarakat dan sudah dimanfaatkan untuk mendukung berbagai aktivitas termasuk sektor pertanian. Perubahan Pola Interaksi Melalui pemanfaatan TIK di kalangan petani diharapkan memperoleh informasi yang cepat dan tepat untuk menjawab berbagai persoalan yang berkaitan dengan usahataninya mulai hulu sampai hilir. Pola interaksi dengan sasaran tidak harus melalui tatap muka, karena teknologi digital/internet telah terbuka dan merubah cara orang berkomunikasi. Penyuluhan berbasis TIK terus mengalami perkembangan, bisa kombinasi teknologi audio visual, data, dan internet sebagai alat komunikasi yang murah dimana saja dimungkinkan terjadi interaksi baik perorangan maupun kelompok secara jarak jauh (E-learning). Pendekatan metode penyuluhan pertanian berbasis TIK adalah sebuah keniscayaan sebuah pemicu semangat penyuluh pertanian untuk lebih maju, tentang berbagai hal yang menjadi tugas dan fungsinya, sekaligus sebagai pembangun kepercayaan diri dan posisi tawar bahwa keberadaannya sangat dibutuhkan dan dirindukan. Pemanfaatan TIK Secara Bijak Internet/web dianggap efektif sebagai media komunikasi dalam penyuluhan. Memuat konten berupa teks, gambar maupun video sebagai sebuah informasi dapat menjadi inspirasi sekaligus sebagai rujukan dan memotivasi bagi orang lain yang membaca maupun yang melihatnya. Ini bisa menjadi indikator bahwa anda adalah individu yang bijak di media sosial. Cantumkan sumber atas konten yang dimuat apabila itu merupakan hasil karya/referensi orang lain, sehingga tidak dituduh plagiat atau mencuri konten orang lain jika posting gambar atau quote tanpa menyebutkan sumber aslinya. Bijaklah dengan kata-kata, kesalah-pahaman kerap terjadi hanya karena kata-kata yang cara menyampaikannya tidak baik dan tidak menghargai orang lain. Ruslia Atmaja Sumber : berbagai literatur 2020