Tingkat Efektivitas " Anjangsana " dalam penyuluhan
Dalam menyampaikan / memberikan penyuluhan PPL diharapkan dapat menggunakan cara yang tepat terhadap materi ( pesan ) yang akan disampaikan Salah satu metode yang paling relevan pada kondisi saat ini dimana tingkat mobilitas dan persaiangan ekonomi yang tinggi bagí para petani adalah metode anjangsana (kunjungan tatap muka) baik itu dilakukan secara individu maupun berkelompok Istilah " Time is Money " (wakÃ…Â¥u adalah uang) sangat relevan dengan keaadaan perekomomian petani sekarang sehingga kesempatan bagi petani untuk mendapatkan informasi pertanian dari PPL sangat terbatas bila dilakukan pertemuan - pertemuan kelompok maka dengan penerapan metode anjangsana petani sangat terbantu karena mengunjugi petani pada lokasi usaha ataupun dïtempat kediaman, tingkat efisiensi dari metode ini sangat efektif dalam penyampaian pesan maupun dalam menyerap/identifikasi permasalahan yang sedang dihadapi oleh petani itu sendiri Selain itu juga kegiatan anjangsana dapat mengurangi rasa minder (kurang percaya diri) baik pada diri ppl ataupun petani dalam menyampaikan pendapat (argument) yang berkaitan dengan pertanian Salah satu contoh penerapan metode anjangsana yang dilakukan oleh PPL Bakongan dalam memberikan penyuluhan kepada ibu - ibu (wanita tani) dan dirasakan oleh ppl bahwasanya pesan / materi penyuluhan mudah untuk dimengerti oleh petani hal ini di tandai dengan diskusi yang alot dari petani itu sendiri Namun begitu metode ini juga memiliki kekurangan karena membutuhkan waktu yang banyak bila pada tingkat kepadatan penduduk ( petani ) yang tinggi Penulis ; Masdiani