Loading...

TRIK MEMBACA PELUANG USAHA TERNAK

TRIK MEMBACA PELUANG USAHA TERNAK
Beternak merupakan bisnis yang berpeluang besar, Hal ini disebabkan oleh masih banyak kebutuhan daging ternak yang tidak dapat dipenuhi oleh peternak lokal. Salah satu contohnya ada di Jawa Barat. Jawa Barat hanya memproduksi daging sapi sebanyak 46 ribu ton dari 130 ribu ton total kebutuhan. Secara keseluruhan, total kekurangan daging (ayam, sapi, kambing, dll) berjumlah 370 ribu ton. Sementara, kebutuhan telur sebanyak 500 ribu ton hanya bisa dipasok 172 ribu ton oleh peternak lokal (liputan6.com). Jumlah penduduk Jawa Barat sendiri adalah 20% dari total penduduk secara nasional, sehingga dapat dijadikan acuan bahwa secara nasional, Indonesia masih kekurangan peternak. Nah, selain ketersediaan pasar, peluang usaha ternak juga meningkat karena kemudahan dalam mendapatkan modal melalui program Kredit Usaha Rakyat (kur) Khusus Peternakan Rakyat dari BRI yang bertujuan untuk menggerakkan sektor ekonomi tradisional dalam bidang peternakan. Oleh karena itu, peluang usaha ternak harus dimaksimalkan dan dimulai dari sekarang. Agar peternak tidak bingung mau memulai usaha ternaknya, berikut bagaimana membaca peluang usaha ternak yang wajib di ketahui dan bisa dicoba bila tertarik. Ternak Ayam Potong Beternak ayam masih menjadi primadona pada tahun ini. Selain menjanjikan keuntungan yang besar dan ketersediaan pasar setiap harinya, ternak ini juga cukup mudah dalam merawatnya. Peluang ternak ayam masih sangat besar, karena sering bertambahnya jumlah penduduk, permintaan pasar akan daging ayam juga semakin naik. Bahkan, menurut data Kementerian Pertanian dan Peternakan, pasokan daging ayam dari peternak lokal belum mampu memenuhi permintaan pasar yang sangat besar. Selain itu, harga daging ayam juga cukup stabil pada hari biasa dan mengalami kenaikan pada hari-hari besar. Untuk kandang sendiri, beternak ayam tidak terlalu membutuhkan lahan yang luas. Ternak Ayam Petelur Beternak ayam petelur juga menarik untuk dicoba karena banyaknya kebutuhan telur ayam yang belum dapat dipenuhi pasar. Kandungan telur sendiri dipercaya sangat baik untuk dikonsumsi, sehingga menjanjikan pasar yang tetap. Sebagai gambarannya, untuk 300 ekor ayam petelur, memerlukan modal 15-18 juta hingga 4 bulan pertama, karena ayam petelur akan mulai bertelur setelah 4 bulan sampai 20 bulan. Penghasilan yang diperoleh setiap bulan setelah bertelur mencapai 8-9 juta. Meskipun butuh waktu 6 bulan agar bisa menghasilkan, beternak ayam petelur juga merupakan peluang usaha ternak yang menarik. Ternak Bebek Ternak ini juga tak kalah menjanjikan karena kebutuhan daging bebek juga sangat tinggi. Satu-satunya kelemahan bebek adalah sensitifitasnya terhadap pangan. Bebek yang memakan bangkai atau pakan tidak berkualitas akan menyebabkan bebek terserang penyakit. Dengan modal awal 10 juta, ternak bebek bisa menghasilkan penghasilan tetap dari 4-5 juta setiap bulannya. Ternak Puyuh Peluang usaha ternak dengan modal yang lebih kecil sebagai bisnis sampingan tapi cukup menguntungkan merupakan gambaran yang tepat untuk ternak puyuh. Permintaan telur puyuh sendiri semakin meningkat setiap tahunnya, karena sering menjamurnya rumah makan dengan menu kuliner nusantara. Sebagai gambaran, biaya untuk 500 ekor puyuh dibutuhkan sebanyak 7,7 juta dan menghasilkan pendapatan bersih setiap bulannya sebanyak 2-2,5 juta. Ternak Kambing Ternak kambing memang membutuhkan waktu yang cukup lama agar menghasilkan. Namun, dengan penjadwalan dan rencana yang baik, ternak kambing bisa menghasilkan omset ratusan juta rupiah setiap bulannya. Semakin besar modal yang dikeluarkan, semakin besar pula penghasilan yang diperoleh. Produk yang dihasilkan kambing tidak hanya daging. Kotoran kambing juga dipercaya sebagai pupuk alami yang sangat bermanfaat untuk kesuburan tanah. Ternak Sapi Ternak sapi membutuhkan lahan yang cukup luas dan modal yang cukup banyak. Hal ini disebabkan oleh ukuran badan sapi yang besar sehingga membutuhkan kandang yang luas dan pakan yang lebih banyak dibandingkan dengan ternak lainnnya. Namun, dengan cara yang tepat, ternak sapi bisa menghasilkan keuntungan hingga ratusan juta rupiah setiap bulannya. Permintaan pasar akan kebutuhan daging sapi juga masih sangat banyak dan berpeluang besar. Untuk harga sapi sendiri cukup stabil dan bahkan mengalami peningkatan di hari-hari besar. (Suwarna - Penyuluh Pertanian Pusat _ Pusluhtan) Sumber : Berbagai sumber