Loading...

Tujuan dan Manfaat Pemupukan Melalui Daun

Tujuan dan Manfaat Pemupukan Melalui Daun
1. Mengatasi defisiensi unsur hara tertentu secara cepatDefisiensi hara ini bisa terjadi karena tidak terserapnya unsur-unsur hara yang diberikan melalui pemupukan di tanah sebagai akibat adanya hambatan-hambatan sebagaimana yang telah disebutkan di atas. Umumnya terhadap unsur-unsur hara mikro karena sifatnya yang mudah bereaksi dengan unsur lain dan immobile (tidak bergerak).2. Mengoreksi keseimbangan hara.Berbeda dengan defisiensi hara ketidakseimbangan unsur hara terjadi karena unsur hara tertentu terserap secara maksimal. Berbeda dengan defisiensi hara, ketidakseimbangan unsur hara terjadi karena unsur hara tertentu terserap secara maksimal,sedangkan sebagian lainnya hanya sedikit. Misalnya unsur N terserap jauh lebih banyak dibanding unsur P dan K sehingga tanaman menjadi terlalu vigor, rentan dan sulit berbunga. Hal ini terkait dengan karakter pupuk yang memang kurang cocok untuk tipikal tanah tersebut. 3. Pemulihan kondisi tanaman setelah terdampak serangan hama dan penyakit.Saat tanaman terserang hama atau penyakit sudah barang tentu akan mempengaruhi pertumbuhan dan produktivitas karena adanya kerusakan organ-organ. Sel-sel organ yang rusak ini harus segera diperbaiki dan diregenerasi agar pertumbuhan dan produktivitas kembali normal. Tentu saja harus ada tambahan unsur hara yang bisa bekerja dengan cepat. Pemberian pupuk melalui daun memberikan yang lebih cepat karena unsur hara langsung diberikan pada daun yang merupakan “dapur”nya tanaman sehingga akan lebih cepat diproses. 4. Mengoptimalkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman.Pemberian unsur hara secara lengkap dan cepat melalui pemupukan lewat daun selama ini terbukti bisa memacu pertumbuhan dan meningkatkan produktivitas panen. Pemupukan lewat daun merupakan jalan bypass (pintas) dimana nutrisi langsung ditujukan pada daun dimana terdapat kloroplas yang mengolah unsur hara, sehingga unsur hara bisa diproses dengan cepat. Meskipun langsung ke sasaran, pupuk daun tidak boleh diberikan secara berlebihan di atas dosis yang dianjurkan karena fungsi daun tidak hanya mengolah nutrien atau fotosintesis tapi juga melangsungkan poses respirasi danjuga transpirasi. Selain itu kapasitas sel-sel daun juga terbatas. Sebaiknya pemberian pupuk daun dilakukan pada dosis sesuai anjuran dan secara berkala, misalnya setiap 1 minggu sekali.5. Pelestarian kondisi lahanAda banyak rekan petani yang sangat mempedulikan kelestarian lahan pertanian sebagai aset berharga yang harus dipelihara kelestariannya. Mereka menyadari penggunaan pupuk kimia sintetik pada tanah dalam jangka waktu lama akan mengakumulasi residu garam (traces) yang merugikan kondisi lahan. Sehingga mereka mengupayakan selain menyehakan lahan dengan pembenah tanah, juga membatasi pemberian pupuk kimia sintetik pada tanah. Sebagian unsur hara yang dibutuhkan tanaman diberikan melalui pupuk daun. Dengan demikian dampak akumulasi residu kristal garam pada tanah bisadikurangi dan tanah lebih mudah disehatkan kembali.PPL Desa Selat dan Amerta Bhuana Pustaka : https://www.bumikita.id/artikel/cetak/Ini-Pentingnya-Pemberian-Pupuk-Melalui-Daun