Loading...

Tumpangsari cabe petani tabek patah

Tumpangsari  cabe petani tabek patah
Tumpang Sari cabe cara petani Tabek PatahTeknis budidaya secara tumpang sari adalah menanam tanaman lebih dari satu jenis tanaman pada bidang lahan yang sama. Teknik tumpangsari banyak dilakkukan karena lahan pertanian yang semakin sempit dan meningkatkan produksi tanaman per luas tanaman.Tanaman cabe salah satu komoditi unggulan tabek patah yang sering ditumpangsarikan dengan tanaman yang lainnya. Tanaman cabe sampai berbuah memerlukan waktu sekitar 4-5 bulan. Sebelum waktu panen tiba petani tersebut bisa menanam tanaman muda secara tumpangsari dan ditanam secara bersamaan antara tanaman umur panjang dan berumur pendek Kebiasaan petani tabek patah untuk cabe ditumpangsarikan dengan sawi manis, lobak bunga dan tomat. Untuk tumpang sari digunakan mulsa lebar 120 cm. dengan tinggi bedengan 25-30 cm. antar bedebgan 75 -1 M. Untuk tanaman utama diletakkan disisi kiri kanan mulsa, tengah mulsa ditanam lobak bunga umur 35 hr. Setelah lobak panen bisa diberi pupuk susulan di tempat lubang tanaman lobak tersebut . Sayur manis diletakkan disisi terluar bedengan dengan menutup ujung mulsa dengan tanah setinggi 15 cm dibuat meninggi, memanjang cukup untuk perakaran tanaman sayurmanis/pahit yang berumur 40 hr . Tanaman tomat dilletakkan antara sawi dan cabe. Pemeliharaan yang harus dilakukan dengan membuang ranting/tunas air yang berlebihan agar tidak terjadi saling menutupi antar tanaman. Dengan tumpangsari ini pendapatan petani meningkat karena akan panen berkali-kali. Agar tanaman tidak rebah bisa diberi ajir ditiap tanaman. Dangan tumpangsari ini dapat meningkatkan pendapatan petani, mengurangi pengangguran yang pada akhinya kesejahteraan petani meningkat Keterangan gambar: 1 Lobak. 2 Cabe 3. Tomat.4 Lobak NOVAYANTI/THL TB PP