Loading...

TUNGRO, GEJALA DAN PENCEGAHANNYA

TUNGRO, GEJALA DAN PENCEGAHANNYA
oleh: Dwi Rahayu SW , A.Md ( PPL BPP Trawas Kab. Mojokerto)Tungro merupakan salah satu penyakit penting pada tanaman padi karena memiliki potensi kerusakan yang tinggi. Penyebaran dapat meluas dengan cepat terutama apabila faktor-faktor pendukung perkembangannya tersedia seperti kepadatan populasi vektor utama wereng hijau (Nephotettix virescens) dan sumber infeksi. Penanaman varietas padi yang peka, dan pertanaman yang tidak serentak serta faktor lingkungan terutama musim hujan dan kelembaban yang tinggi juga menguntungkan bagi perkembangan wereng hijauInfeksi penyakit tungro pada tanaman padi dapat terjadi sejak tanaman di persemaian. Pada daerah pertanaman padi yang serentak infeksi penyakit tungro sebagian besar mulai terjadi setelah tanam. Kehilangan hasil padi akibat serangan tungro sangat ber¬variasi, tergantung pada umur tanaman dan intensitas serangan. Semakin muda stadia tanaman terinfeksi, semakin besar kehilangan hasilnya.Infeksi virus tungro menyebabkan tanaman kerdil, daun muda berwarna kuning dari ujung daun, daun yang kuning nampak sedikit melintir dan jumlah anakan lebih sedikit dari tanaman sehat . Secara umum hamparan tanaman padi terlihat berwarna kuning dan tinggi tanaman tidak merata, terlihat spot-spot tanaman kerdil. Tanaman yang terinfeksi tumbuh kerdil, jumlah anakan sedikit, helaian daun dan pelepah daun me¬mendek. Pada bagian bawah helaian daun muda terjepit oleh pelepah daun, sehingga daunnya terpuntir atau menggulung sedikit. Malai pendek, gabah tidak terisi sempurna atau kebanyakan hampa dan terdapat bercak-¬bercak coklat yang menutupi malai.Pada prinsipnya penyakit tungro tidak dapat dikendalikan secara langsung artinya, tanaman yang telah terserang tidak dapat disembuhkan. Pengendalian bertujuan untuk mencegah dan meluasnya serangan serta menekan populasi wereng hijau yang menularkan penyakit. Mengingat banyaknya faktor yang berpengaruh pada terjadinya serangan dan intensitas serangan, serta untuk mencapai efektivitas dan efisiensi, upaya pengedalian harus dilakukan secara terpadu yang meliputi :Waktu tanam tepatTanam serempakMenanam varietas tahanMemusnahkan (eradikasi) tanaman terserangPemupukan berimbangPenggunaan Pestisida secara bijakSumber :Anonim , 2007, Masalah lapang hama penyakit hara pada padi,,Pusat penelitian dan pengembangan tanaman panganAnonym,2007, Petunjuk Teknis Hama Penyakit,,Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman PanganSuniardi, 2007,Petunjuk teknis Pengendalian Tungro, Puslibangtan