Kegiatan pengambilan ubinan tanaman padi di Kelompok Tani Sido Maju I Kelurahan Mranti Kecamatan Purworejo, dilaksanakan pada Hari Jum’at tanggal 18 Oktober 2019, yaitu di lokasi Blok Sikepuh Kelurahan Mranti. Kegiatan ubinan ini dihadiri oleh Koordinator BPP Purworejo, PPL Kecamatan Purworejo, Kepala Kelurahan Mranti beserta perangkatnya, Ketua Kelompok Tani Sido Maju I beserta pengurus dan anggotanya. Ubinan adalah cara untuk mengetahui perkiraan hasil panen tanaman padi melalui penentuan sampel, pengukuran dan penimbangan hasil. Berdasarkan rata-rata sampel hasil ubinan tersebut maka dapat diperkirakan hasil panen suatu daerah sesuai dengan komoditas yang telah diubin. CARA MELAKUKAN UBINAN Cara menentukan pangkal sumbu Untuk petak sawah yang berbentuk bujur sangkar atau persegi panjang, ambilah titik sudut barat daya dari petak lahan tersebut. Bila petak sawah tidak berbentuk bujur sangkaratau persegi panjang, penentuan sisi Barat-Timur (BT) dan sisi Utara-Selatan(US) mengikuti panjang galengan dan sedapat mungkin pangkal sumbu diambil pada titik sudut barat daya. 2.Cara menentukan titik pangkal ubinan Ukurlah pangkal kedua sisi petak sawah tersebut dengan mempergunakan langkah kaki biasa dan catatlah hasilnya.BT berapa langkah, US berapa langkah Selanjutnya kita tinggal membuka aplikasi BPS Survei Ubinan di HP Android, kemudian masukkan data BT dan US, kemudian klik tarik sampel plot ubinan, nanti hasilnya akan tampil angka picingan mata, nomer random terpilih, kita tinggal mengikuti angka tersebut. Jika titik pangkal ubinan (P) berada di luar petak sawah atau berada di dekat galengan sehingga tidak memungkinkan untuk dilakukan, maka gantilah nomor randomnya sehingga didapatkan seluruh plot ubinan berada dalam petak tersebut. Perhitungan Setelah ditentukan pangkal sumbu,dengan ukuran (2.5m x 2.5m) kemudian dipanen. Hasil panen dari sample ubinan tersebut, dirontokan,kemudian ditimbang(diperoleh berat kotor) berat bersih = berat kotor – wadah. Selanjutnya berat bersih dikali dengan 1600 maka akan diketahui hasil tafsiran panen dalam satu hektar. Pada hari Jum’at tgl 18 bulan Oktober 2019, dilaksanakan ubinan padi di sawah Blok Sikepuh Kelurahan Mranti. Sawah bujur sangkar dengan panjang sisi petak BT (x)= 25 langkah, dan panjang sisi petak US (y)= 26, dari hasil aplikasi BPS Survei Ubinan di HP Android diperoleh nomer random terpilih BT = 12 langkah, dan US = 15 langkah. Hasil yang diperoleh : Nama pemilik lahan : Bp. Saman Varietas : Tri Sakti (merupakan benih turunan, diperoleh dari Kel. Kledung Karangdalem Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo) Umur panen : 75 HST Tgl Tanam : 27 Juli 2019 (17 HSS) Tgl Panen : 18 Oktober 2019 Jml rumpun : 10 x 10 Jml anakan : 26, 32, 34, 46 rata-rata jml anakan : 34,5 Luas lahan : 0,4 Ha PUPUK UREA = 112 kg SP36 = 56 kg NPK = 90 kg organik = 90 kg Aplikasi pemupukan 2x, I saat umur 10 HST, II saat umur 25 HST Bulir hampa : 4 butir, Bulir bernas :120 butir Hasil yang diperoleh : 6,735 kg Jadi hasil ubinan 6,735 kg x 1600 = 10,77 ton/Ha GKP Varietas ini dengan umur yang pendek ternyata memiliki potensi hasil yang tinggi, sehingga cocok untuk ditanam di MT II yang biasanya pada MT II ini potensi gagal panen akibat kekeringan cukup tinggi, jadi akan lebih cocok apabila menanam varietas padi yang berumur pendek. Oleh ; Dwiati Ratnasari, S.TP PP Pertama DINPPKP Kab.Purworejo