Loading...

VARIETAS UNGGUL BARU KACANG HIJAU

VARIETAS UNGGUL BARU KACANG HIJAU
Kacang hijau merupakan komoditas tanaman pangan yang memiliki banyak fungsi dan dapat dijadikan berbagai bahan makanan. Kandungan gizi kacang hijau dikenal cukup lengkap. Tidak heran ragam olahan pangan berbahan baku kacang hijau banyak diminati masyarakat, seperti bubur kacang ijo, bakpia dan onde-onde.Tanaman kacang hijau termasuk tanaman yang berumur pendek dan dikenal toleran diusahakan pada musim kemarau. Tanaman kacang hijau dapat dipanen pada umur 55-65 hari setelah tanam. Kebutuhan air untuk tanaman kacang hijau relatif sedikit, yakni 700-900 mm/tahunnya. Tidak lah heran, tanaman ini umum diusakahan petani pada musim kemarau setelah komoditas utama seperti jagung atau padi gogo. Salah satu permasalahan usaha tani kacang hijau adalah rendahnya produktivitas, pada tahun 2015 dilaporkan rata-rata produktivitas nasional 1,167 ton per hektar. Salah satu titik ungkit untuk peningkatan produktivitas kacang hijau adalah melalui penggunaan varietas unggul. Beberapa varietas unggul baru kacang hijau memiliki potensi hasil diatas 2 ton per hektar. Beberapa hasil penelitian melaporkan bahwa penggunaan varietas unggul dapat meningkatkan hasil biji 30-40%.Berikut ini beberapa varietas unggul kacang hijau dengan potensi produktivitas cukup tinggi. Vima 1Varietas Vima 1 dilepas tahun 2011. Varietas ini memiliki keunggulan tahan penyakit embun tepung yang merupakan salah satu penyakit utama tanaman kacang hijau. Varietas Vima 1 potensi hasilnya mencapai 1,76 ton per hektar, dengan rata-rata hasil yang dapat diperoleh 1,38 ton per hektar. Dalam satu tanaman terdapat 12 polong, dengan jumlah biji per polong 12 biji. Letak polong berada diatas kanopi. Umur masak 80% Vima 1 yaitu 57 hari.Warna biji Vima 1 hijau kusam, dengan bobot 100 butir 6,3 gram (termasuk kategori biji besar). Ketika direbus, kulit bijinya lunak dan daging biji cepat empuk. Biji dengan sifat seperti ini sangat cocok untuk produsen olahan makanan berbahan baku kacang hijau. Vima 2Vima 2 dilepas tahun 2014. Vima 2 memiliki umur panen yang genjah, dapat dipanen pada umur 56 hari setelah tanam. Kelebihan varietas Vima 2 diantaranya, masak biji serempak, polong mudah pecah. Selain itu, varietas Vima 2 dapat ditanam pada lingkungan yang luas, dari dataran rendah sampai sedang (10-450 meter di atas permukaan laut). Potensi hasil Vima 2 dapat mencapai 2,4 ton per hektar, dengan rata-rata hasil yang dapat diperoleh sekitar 1,8 ton per hektar. Vima 2 memiliki biji berwarna hijau mengkilap, dengan berat 100 butir 6,6 gram (kategori biji besar). Kelemahan Vima 2 agak rentan penyakit embun tepung dan toleran hama thrips. Vima 3Vima 3 dilepas tahun 2014. Sama halnya dengan Vima 1 dan 2, Vima 3 memiliki umur yang genjah. Vima 3 dapat dipanen pada umur 60 hari setelah panen. Jumlah polong per tanaman sebanyak 15 polong, dengan jumlah biji per polong sebanyak 12 biji. Polong Vima 3 mudah pecah. Potensi hasil Vima 3 mencapai 2,1 ton per hektar dengan rata-rat hasil 1,8 ton per hektar. Memiliki warna biji hijau kusam, dengan berat 100 biji 5,9 gram. Biji Vima 3 sangat sesuai untuk dijadikan taoge (kecambah). Keunggulan Vima 3 lainnya adalah dapat ditaman pada dataran rendah sampai sedang (10-450 meter diatas permukaan laut). Kekurangannya agak rentan terhadap penyakit embun tepung. Vima 4Varietas Vima 4 baru dilepas tahun 2016. Keunggulan Vima 4 diantaranya memiliki potensi hasil mencapai 2,32 ton per hektar dengan rata-rata hasil 1,9 ton per hektar. Vima 4 dapat dipanen pada umur 56 hari setelah tanam. Polongnya masak serempak, tidak mudah pecah. Warna polong hitam, sedangkan biji berwarna hijau mengkilap, dengan ukuran biji tergolong besar (dalam 100 butir seberat 6,62 gram). Keunggulan lain Vima 4 adalah agak tahan hama thrips dan penyakit embung tepung. Vima 5Varietas Vima 5 dilepas bersamaan dengan Vima 4. Keunggulan Vima 5 diantaranya memiliki potensi hasil tinggi, mencapai 2,34 ton per hektar dengan rata-rata hasil 1,84 ton per hektar. Vima 5 agak tahan hama thrips dan penyakit embung tepung.Vima 5 dapat dipanen pada umur 56 hari setelah tanam. Polongnya masak serempak, tidak mudah pecah. Polong Vima 5 berwarna coklat, sedangkan biji berwarna hijau kusam, dengan ukuran biji tergolong besar (dalam 100 butir seberat 6,57 gram). Biji Vima 5 sangat sesuai untuk dijadikan kecambah, dari 1kg biji dapat menhasilkan 5,16 kg kecambah. Sumber: Balitkabi. 2015. Deskripsi Varietas Unggul Kacang Hijau 1945-2014. Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi. Badan Litbang Pertanian.Rudi Iswanto. 2017. Vima 4 dan Vima 5: VUB Kacang Hijau Umur Genjah, Hasil Tinggi, Toleran Hama Thrips dan Penyakit Tular Tanah. Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi. Tersedia di: http://balitkabi.litbang.pertanian.go.id/?p=12543. Puslitbangtan. 2016. Varietas Unggul Kacang Hijau untuk Peningkatan Produksi. Tersedia di: http://pangan.litbang.pertanian.go.id/berita-744-varietas-unggul-kacang-hijau-untuk-peningkatan-produksi-.html. Penulis: Ume Humaedah (Penyuluh Pertanian Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian); Email: ume_humaedah@yahoo.com