Loading...

WAFER BATANG PISANG SEBAGAI PAKAN SAPI POTONG

WAFER BATANG PISANG SEBAGAI PAKAN SAPI POTONG
Wafer adalah pakan sumber serat alami yang dalam proses pembuatannya mengalami pemadatan dengan tekanan dan pemanasan sehingga mempunyai bentuk ukuran panjang dan lebar yang sama. Bahan baku yang digunakan terdiri dari sumber serat yaitu hijauan dan konsentrat dengan komposisi yang disusun berdasarkan kebutuhan nutrisi ternak. Bahan: Pembuatan dalam 100 kg Batang pisang terfermentasi :32,5 kg Bungkil kedelai :15 kg Pollard :28 kg Garam :1 kg Jagung Giling :21 kg Tetes Tebu :2 kg Premix :0,5 kg Alat: Terpal Timbangan Sendok Alat tulis Alat pemanas (Kompor dan Wajan ) Proses Pembuatan Wafer Batang Pisang Siapkan batang pisang terfermentasi dan bahan penyusunan konsentrat (jagung giling, pollard, garam, dan bungkil kedelai) Batang pisang terfermentasi dicampur dengan konsentrat dan diaduk dengan rata Setelah tercampur rata menjadi pakan lengkap dan panaskan perekat (tetes tebu atau molassea) dengan suhu ± 500 C Pakan Lengkap (complete feed) kemudian dicampur dengan bahan perekat tetes tebu atau molasses sampai rata dan diaduk sampai homogen Campuran yang sudah homogen dimasukkan ke dalam cetakan (mall) untuk dipadatkan Kemudian dikeluarkan dari cetakan dan dibiarkan selama ± 24 jam pada suhu kamar Manfaat Wafer Batang Pisang: Bentuk wafer yang padat dan cukup ringkas diharapkan dapat: Meningkatkan palabilitas ternak karena bentuknya yang padat Memudahkan dalam penanganan, pengawetan, penyimpanan, transportasi, dan penanganan hijauamn lainnya Memberikan nilai tambah karenaaselainamemanfaatkan limbah hijauan juga dapat memanfaatkan limbah pertanian dan perkebunan Menggunakan teknologi sederhana dengan energi yang relatif rendah