Loading...

"Adopsi " Tolok Ukur Kinerja Penyuluh Pertanian

"Adopsi " Tolok Ukur Kinerja Penyuluh Pertanian
Salah satu tolok ukur keberhasilan yang dicapai seorang penyuluh pertanian di lapangan adalah adanya “ Peroses Adopsi “ terhadap informasi, teknologi dan inovasi yang disampaikan kepada petani pelaku utama. Dilema yang harus dihadapi penyuluh di lapangan, selain kesulitan merubah kebiasaan petani juga tingkat pendidikan yang sangat pariatif dan tidak homogen. Kelompok Wanita Tani MURAK SABE desa Bewang kecamatan Bintang Kabupaten Aceh Tengah, merupakan salah satu KWT yang aktif bergeliat mengembangkan komoditi tanaman pangan, terutama padi dan jagung. Diatas area sawah 7,5 ha yang digarap kelompok tani pada musim tanam Februari – Juni, mulai dikembangkan padi Varietas Unggul Baru (VUB) “ Inpari 28” menggantikan varietas lokal yang turun temurun ditanam. Pada awalnya anggota kelompok wanita tani MURAK SABE desa Bewang, enggan berbenah diri, ingin bertahan untuk menggunakan benih padi lokal dengan alasan sudah terbiasa dan tidak yakin akan keunggulan varietas yang lain. Namun AGUSTINA LUBIS,SP penyuluh pertanian yang pantang menyerah, setiap pertemuan mingguan selalu berupaya meyakinkan mereka bahwa varietas Inpari 28 dilihat dari agroklimat wilayah sangat cocok dikembangkan. Apa lagi disertai teknologi jajar legowo. Triks Penyuluh muda berdarah batak inipun semakin mapan untuk menggiring kelompok wanita tani yang berada di bibir pantai Danau Laut Tawar kota dingin Takengon ke arah pembaharuan. Membuat perbandingan anlisa biaya padi lokal dan Varietas UngguL Baru, perbedaan umur tanam, perbandingan jumlah populasi rumpun/ ha dan jumlah bibit yang digunakan per satuan luas. Secara perlahan menyentuh keyakinan sekumpulan petani ibu rumah tangga ini. Data Hasil Ubinan varietas Inpari 28 di desa Bewang kecamatan Bintang yang dilakukan Manteri Tani PERIMANIS,SP turut menopang dan mendorong hati kecil mereka menerima Inovasi yang dibawa penyuluhnya AGUSTINA. Puncak pengakuan itupun terjadi pada acara “Panen Bersama” yang dihadiri Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tengah Ir. NASRUN LIWANZA,MM. Mereka berkomitmen siap menggunakan varietas Inpari 28 dan menggunakan teknologi jajar legowo sesuai anjuran penyuluh. “Panen Bersama” juga dihadiri Kepala Bidang Pangan RUSLAN,SP, Kepala Bidang Peternakan dan kesehatan Hewan Drh.ULFAH, MM, Koordinator POPT SULAIMAN,SP dan para Kelompok Jabatan Fungsional. Atas kerja keras penyuluh mensosialisasikan segala bentuk teKnologi, informasi dan inovasi kepada petani pelaku utama dan pelaku usaha kami ucapkan terima kasih, demikian diucapkan NASRUN dalam sambutan singkatnya di kecamatan Bintang(Selasa/22/2021)} ** }** Abdurrahman