Loading...

10 Tips Untuk Desain Komunikasi Visual yang Efektif

10 Tips Untuk Desain Komunikasi Visual yang Efektif
Desain komunikasi visual merupakan penggambaran untuk proses pengolahan media dalam berkomunikasi untuk mengungkapkan ide atau penyampaian informasi yang bisa terbaca atau terlihat. Desain Komunikasi Visual erat kaitannya dengan penggunaan tanda-tanda (signs), gambar (drawing), lambang dan simbol, ilmu dalam penulisan huruf (tipografi), ilustrasi dan warna yang kesemuanya berkaitan dengan indera penglihatan. Proses komunikasi yang terjadi dalam komunikasi visual dilakukan melalui eksplorasi ide-ide dengan penambahan gambar baik itu berupa foto, diagram dan lain-lain serta warna selain penggunaan teks sehingga akan menghasilkan efek terhadap pihak yang melihat. Efek yang dihasilkan tergantung dari tujuan yang ingin disampaikan oleh penyampai pesan dan juga kemampuan dari penerima pesan untuk menguraikannya.Agar isi pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik dan dimengerti oleh penerima pesan maka 10 tips berikut perlu diperhatikan dalam membuat desain komunikasi visual, yakni : 1. Penulisan Huruf (Tipografi)Font/huruf harus dapat terbaca dan sesuai dengan apa yang akan dikomunikasikan. Penggunaan huruf sangat menentukan dalam komunikasi visual, karena kemampuan dan kecepatan seseorang dalam membaca pesan sangat dipengaruhi oleh jenis huruf yang digunakan. Terkadang kita menggunakan jenis huruf yang menurut kita memiliki nilai artistik tinggi, namun untuk orang lain huruf tersebut sulit untuk dibaca. Ukuran huruf pun perlu dipertimbangkan jangan sampai penerima pesan membutuhkan waktu lebih lama untuk membaca dan memahami apa yang kita sampaikan.2. IkonografiPenggunaan ikon dalam komunikasi visual harus simpel, mudah dimengerti dan bersifat umum.3. WarnaWarna merupakan elemen penting yang dapat mempengaruhi sebuah desain. Pemilihan warna dan pengolahan atau penggabungan satu dengan lainnya akan dapat memberikan suatu kesan atau image yang khas dan memiliki karakter yang unik, karena setiap warna memiliki sifat yang berbeda-beda. Gunakan tidak lebih dari 5 (lima) warna dalam satu layout.4. KetepatanVisualisasi data harus mewakili nilai yang proporsional. Visualisasi yang tidak akurat akan menipu pembaca.5. PerbandinganVisualisasikan data untuk mmudahkan pembaca membandingkan data.6. Callouts Callouts adalah label dengan tanda panah atau penegasan pada satu bidang objek yang tujuan utamanya untuk menegaskan fokus utama dari sebuah ilustrasi teknis. Gunakan callouts dengan hemat untuk menyoroti informasi utama saja. 7. Layout Layout harus bisa memandu pembaca dalam melihat konten. Menyelaraskan tiap elemen akan membantu mempertahankan konsistensi. Layout yang baik akan membantu penerima pesan untuk memahami isi pesan sehingga maksud dari apa yang disampaikan sama dengan apa yang diterima. Layout hendaknya simpel dan menghindari disain yang tidak diperlukan seperti grafik 3D, ornamen-ornamen dan elemen asing.8. Ilustrasi Ilustrasi digunakan untuk membantu mengkomunikasikan pesan dengan tepat dan cepat serta mempertegas sebagai terjemahan dari sebuah judul, sehingga bisa membentuk suatu suasana penuh emosi, dari gagasan seakan-akan nyata. Ilustrasi sebagai gambaran pesan yang tak terbaca dan bisa mengurai cerita berupa gambar dan tulisan dalam bentuk grafis informasi yang memikat. Dengan ilustrasi, maka pesan menjadi lebih berkesan, karena pembaca akan lebih mudah mengingat gambar daripada kata-kata. Penggunaan unsur-unsur gerak atau disebut animasi khususnya dalam multimedia akan menimbulkan kesan tersendiri bagi yang melihatnya.9. AnimasiPenggunaan unsur-unsur gerak atau disebut animasi khususnya dalam multimedia akan menimbulkan kesan tersendiri bagi yang melihatnya. Istanto (2001:61) mengatakan bahwa konsep dari animasi menggambarkan gerak sehingga dapat mendukung tampilan secara lebih dinamis.Berdasarkan teknis pembuatannya, animasi dibagi menjadi dua, yaitu :- Animasi dua dimensi (2D), adalah animasi yang berkesan datar (flat), baik itu karakter maupun warnanya.- Animasi tiga dimensi (3D), adalah karakter yang dibuat dapat dilihat dari berbagai sudut pandang dan adanya kesan mendalam atau berdimensi ruang.10. SuaraSuara merupakan elemen pendukung yang digunakan untuk lebih menghidupkan suasana interaksi. Dalam multimedia interaktif, suara dibedakan menjadi dua, yaitu suara utama dan suara pendukung. Suara utama adalah suara yang mengiringi pengguna selama interaksi berlangsung, sedang suara pendukung merupakan suara yang terdapat pada tombol-tombol (Nurlaily)Sumber : Utero Indonesiahttps://loraanisya.wordpress.com/2015/11/12/desain-komunikasi-visual/