Loading...

ANTUSIAS PETANI DI KABUPATEN NGAWI SEBAGAI PELAKU UTAMA DALAM BERTANI PADI SISTIM JAJAR LEGOWO

ANTUSIAS PETANI DI KABUPATEN NGAWI  SEBAGAI PELAKU UTAMA DALAM BERTANI PADI SISTIM JAJAR LEGOWO
Ngawi, 09 Nopember 2013. Menghadapi musim tanam padi ke-1 tahun 2014 para petani di wilayah tengah dan timur di kab. Ngawi mulai mengerjakan lahan sawah untuk di tanami padi. Hal ini di dukung dengan datangnya musim hujan memberikan pasokan air cukup. Mulai dari pengolahan lahan sampai pindah tanam berjalan dengan lancar. Guna meningkatkan produktifitas padi, pelaku utama mulai beperan aktif dalam mengadopsi dan berinovasi terhadap tekhnik tanam padi jajar legowo. Mulai dari model bedengan sampai model baris rangkap dengan jarak tanam spesifik lokasi terus di kembangkan. Disela kesibukanya disawah, Harni salah seorang pelaku utama asal desa Simo Kec. Kwadungan. Dalam wawancara dengan admin_ ngawi beliau menginformasikan telah melaksanakan teknik jajar legowo baris rangkap sejak tahun 2000. Bahkan Beliau memilIki 3 model jarak tanam berbeda untuk masing-masing musim tanam. Beliau sangat merasakan manfaat dari tekhnik ini. Mulai dari pemupukan, penyiangan, pengairan dan pengendalian OPT jauh lebih mudah. Hal serupa juga di sampaikan oleh Pangat, petani asal Dsn. Klanding Desa Dungmiri Kec. Karangjati. Beliau menginformasikan bahwa dengan tekhnik jajar legowo baris rangkap (32x23x25) Cm. membuat anakan padi per rumpun menjadi lebih banyak. Dengan penyinaran matahari dan sirkulasi udara cukup bagus menjadikan tanaman lebih sehat, serangan OPT bisa di tekan, malai lebih panjang dan gabah lebih bernas sehingga produktivitas lebih meningkat. Dengan demikian di harapkan dari bebagai manfaat tekhnik tanam jajar legowo bisa membuat petani di wilayah Ngawi pada khususnya dan petani Indonesia pada umumnya untuk lebih mengembangkan tekhnik jajar legowo spesifik lokasi. Admin_Ngawi/Agus Pasianto, SP