APLIKASI POC PADA MENTIMUN OLEH : NIKEN KARTIKA SURYA, S.P (PPL KECAMATAN BANJARNEGARA) A. LATAR BELAKANG Tanaman mentimun adalah tanaman yang rentan terhadap penyakit, sehingga memerlukn perawatan yang teliti dalam pembudidayaannya. Timun tumbuh subur ditanah gembur yang banyak mengandung bahan organic pH 5,7 – 7, drainase baik pencahayaan matahari optimal 8 jam per hari. Selain pedoman budidaya yang harus diikuti dari persiapan lahan, pemilihan bibit mentimun, penanaman mentimun, pemupukan mentimun,pemeliharaan, pengendalian HPT serta pemanenan, juga usaha dalam meningkatkan produksi mentimun. Yaitu dengan penambahan pemupukan organic cair pada mentimun. Hal tersebut dilakukan untuk tetap merawat kondisi pertanaman mentimun agar tetap sehat dan menghasilkan produksi yang maksimal. Kegiatan pengaplikasian POC pada tanaman mentimun dimulai dari awal tanam untuk kemudian dilanjutkan diaplikasikan kembali setiap 10 – 20 hari secara rutin. Apabila teknik budidaya mentimun dilakukan dengan baik, maka akan didapatkan hasil yang optimal. Dengan adanya peningkatan hasil produksi mentimun, maka akan menambah pendapatan petani selain dari hasil pembudidayaan tanaman pangan. B. TUJUAN Agar petani memiliki pengetahuan, keterampilan dan sikap dalam mengaplikasikan pupuk organic cair pada tanaman mentimun. C. MANFAAT Memberikan pengetahuan kepada petani, cara aplikasi pupuk organic cair pada tanaman mentimun. D. APLIKASI POC (PUPUK ORGANIK CAIR) PADA TANAMAN MENTIMUN Banyak sekali merk POC untuk ,mentimun yang sudah terdaftar yang terjual bebas di toko pertanian. Dalam kesempatan ini petani akan mencoba mengaplikasi POC dari GDM yang merupakan pupuk organic cair serba guna yang menunjang pertumbuhan dan perkembangan akar tanaman, meningkatkan daya tahan toleransi tanaman terhadap penyakit, dan menghasilkan tanaman yang lebih kuat pada kondisi yang ekstrem. Selain itu juga menstimulasi aktivitas mikroba didalam tanah yang menghasilkan unsure unsure makro seperti Nitrogen, Phospor dan Kalium. Juga mengandung bahan organic dan bakteri yang menguntungkan untuk tanaman. Bakteri yang terkandung antara lain Bacillus brevis, Bacillus pumillus, Bacillus mycoides, Klebsiella oxytoca, Pseudomonas alcaligenes, Pseudomonas mallei dan Micrococcus roseus. Penyemprotan dilakukan pada saat penanaman dan diaplikasikan kembali setiap 10 – 20 hari, dengan dosis semprot 40 ml POC dicampur 1 L air (1 : 25), dosis dikocor 20 ml POC dicampur 1 L air (1:50). Untuk kebutuhan 1 Ha, diperlukan 40 – 80 Liter. Aplikasi POC secara rutin dan konsisten dapat mengembalikan unsure hara serta sifat fisik tanah.