Loading...

ASPIN PANEN SAPO

ASPIN PANEN SAPO
Asosisasi Peternak Sapi Boyolali (ASPIN) Boyolali, Senin (23/9) lakukan panen raya sapi potong (sapo) hasil penggemukkan selama tiga bulan sebanyak 130 ekor. Panen raya ini merupakan wujud dan tekad ASPIN mendukung pencapaian swasembada daging sapi. Disamping itu keberhasilan yang dicapai 35 anggota kelompoktani ternak dalam wadah ASPIN tersebut berkat dukungan pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang menolak impor sapo. Karena adanya kebijakan impor tersebut mengakibatkan harga sapo lokal anjlok. Bupati Boyolali, Drs Seno Samodro saat panen raya sapo yang dipusatkan di Desa Potronayan Nogosari tersebut merasa bangga dan menyambut gembira atas keberhasilan yang dilakukan ASPIN. Dalam kesempatan tersebut memberi bantuanyang berupa pabrik pakan ini, lumbung pakan dan pembangunan in stalasi gas bio guna sebagai wujud dukungan pemerintah daerah atas kiprah ASPIN. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Boyolali drh. Dwi Priyatmoko dalam sambutannya mengatakan keberhasilan ini merupakan kebangkitan peternak sapo di Boyolali. Pasalnya peternak mampu berswadaya secara mandiri yang nantinya dapat mengurangi impor sapo. Pada kesematan itu juga ditanda tangani nota kerjasama antara Fakultas Peternakan UGM dan bank Mandiri cabang Surakarta sebagai wujud dukungan pengembangan sapo di Boyolali. Ketua ASPIN, Suparno dalam laporannya menyebutkan jumlah kelompoktani ternak yang tergabung di ASPIN sebanyak 35 di 10 wilayah kecamatan dengan populasi 1.975 ekor.(Sutiyo Purwono)