Loading...

Atasi Hama Tikus, Gelar Gropyokan Berhadiah

Atasi Hama Tikus, Gelar Gropyokan Berhadiah
Sebagai upaya meningkatkan produksi pangan di Kabupaten Bojonegoro yang terancam dengan serangan hama baik wareng maupun tikus, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat menggelar kegiatan gropyok tikus berhadiah. Kegiatan dilaksanakan di Desa Sukoharjo dan Desa Leran, Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro, Kamis (17/10/2013). Bupati Bojonegoro, Suyoto turut serta dalam kegiatan kali ini. Selain orang nomor satu di Bojonegoro itu, acara berburu tikus juga dihadiri Dinas Pertanian (Disperta) dan juga para PPL. Menurut Suyoto, gropyokan tikus reencananya akan digalakkan, dan kegiatan pertama di kedua desa tersebut diharapkan menjadi awal yang baik dan berkelanjutan. "Pasalnya luas pertanian di Desa Leran 350 hektar dan Desa Sukoharjo 1200 hektar kondisinya mengkhawatirkan akibat hama tikus. Hama wereng sudah ditemukan solusinya untuk mengatasinya, sedangkan sampai sekarang belum ditemukan solusi untuk mengusir tikus-tikus itu," kata politisi asal Kecamatan Kanor itu. Dia menganalogikan jika setiap dua ekor tikus yang berpasangan dalam setahunnya saja bisa menjadi sekitar dua ribu ekor lebih. Karena itu, pemberantasan tikus diharapkan mampu meningkatan produksi pangan. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Bojonegoro Djupari mengaku, acara ini dilombakan agar masyarakat semangat menangkap tikus. Setiap seekor tikus dibeli Rp1.000, setelah dikumpulkan akan dipilih tiga juara. "Juara pertama akan mendapat uang tabungan Rp1 juta, juara dua Rp750.000 dan juara tiga Rp500.000. Seluruh hadiah semua dipersembahkan dari sebuah bank cabang Bojonegoro. Acara ini patut didukung dan diberikan apresiasi, bukan seberapa banyak tikus yang sudah mati tapi seberapa banyak yang masih hidup," pungkas Djupari.(sumber : Admin_bojonegoro)