Loading...

BENIH PADI BERNAS DENGAN LARUTAN AIR GARAM

BENIH PADI BERNAS DENGAN LARUTAN AIR GARAM
Untuk mendapatkan hasil produksi padi yang optimal banyal hal yang perlu diperhatikan, mulai dari pengolahan, pemilihan benih bersertifikat, pemupukan, pengendalian sampai kepada tahap panen. Dalam hal pemilihan benih, sering kali kita mendapatkan kualitas benih padi yang kurang baik dipasaran diakibatkan saat ditanam daya tumbuh benih kurang baik dan hasil yang kurang memuaskan, oleh karena itu pemilihan benih disarankan memilih benih bersertifikat, selain memilih benih yang bersertifikat, benih juga perlu adanya treathment atau perlakuan khusus untuk mendapatkan benih yang baik dan bernas saat ditanam serta menghasilkan tanaman padi yang sehat. Alat Dan Bahan : Benih padi Ember atau wadah penampung Saringan Pengaduk Telur ayam segar Garam Air secukunya PROSES SELEKSI BENIH PADI Benih diseleksi dengan bantuan penggunaan air garam dan telur ayam/itik/bebek. Telur yang bagus umumnya dalam air akan tenggelam, namun bila pada air ini diberi garam yang cukup dan diaduk maka telur yang bagus itu akan mengapung. Bila telur belum juga mengapung maka tambahkan lagi garamnya sampai telur ini mengapung karena berat jenisnya (BJ) menjadi lebih rendah daripada air garam. Air garam yang sudah mampu mengapungkan telur ini dapat digunakan untuk seleksi benih, langkah selanjutnya adalah sebagai berikut : Masukkan benih ke dalam air garam dan pilih hanya benih yang tenggelam, gabah yang mengapung dapat dimanfaatkan untuk pakan ayam atau burung; Benih yang baik kemudian dicuci dengan bersih sampai rasa asinnya hilang dari benih tersebut, juga akan lebih baik dicuci menggunakan wadah yang berlubang dan pada air yang mengalir untuk meyakinkan benih benar-benar akan terbebas dari garam; Benih yang sudah bebas dari garam direndam dalam air biasaselama sekitar 24 jam; Setelah benih direndam, kemudian lakukan pemeraman selama sekitar 36 jam yaitu benih di bungkus dengan karung goni atau kain yang basah. Penyimpanan benih yang dibungkus kain basah ini akan lebih baik ditempat yang hangat misalnya di dapur asalkan kainnya tetap dijaga basah dan lembab; Setelah berkecambah atau muncul akar pendek, benih siap disemai atau ditebar. Oleh : DILLA HERMANTO, SP. Sumber : BPP Krejengan.