Loading...

Bersama Membangun Desa

Bersama Membangun Desa
Dalam peningkatan produktifitas hasil pertanian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat tani tentulah tak terlepas dari campur tangan berbagai pihak. Apakah seorang PPL (Penyuluh Pertanian lapangan) bekerja sendiri bersama petani,, akan kah Tujuan pencapaian akan berhasil??? Mengapa selama ini masih banyak lahan tidur yang belum dimanfaatkan¸sedangkan lahan tersebut dapat mengubah taraf hidup petani yang selama ini identik dengan kemiskinan. Dengan keadaan seperti ini bagaimana cara menjalin kemitraan dan bergandengan tangan dengan pihak tertentu membangun masyarakat tani sehingga dapat menerapkan teknologi pertanian dengan memanfaatkan potensi yang ada di desa. Desa Hepang merupakan salah satu desa yang ada di wilayah kecamatan Lela Kabupaten Sikka Propinsi NTT yang memiliki banyak potensi sebagai peluang usaha dalam rangka kemandirian desa melalui Program Teknologi Tepat Guna dengan mengalokasikan dana Desa untuk kepentingan masyarakat tani melalui kegiatanpengembangan di bidang pertanian. Hal tersebut tentunya di dukung oleh jiwa kerjasama, kejujuran dan kepedulian akan pembangunan desa menuju masyarakat tani sejahtera. Peningkatan hasil pertanian menjadi peluang usaha pengembangan hasil petani dengan mengalokasikan dana desa untuk kegiatan pemberdayaan melalui budidaya Tanaman Hortikutura (Tanaman Sayur-sayuran) yang dikembangkan di kelompok tani yang ada di desa hepang, salah satunya adalah Kelompok Tani Muda Organik yang mengembangkan pertanian secara organik. Kedekatan yang di bangun antara PPL sebagai pendamping kelompok tani di wilayah binaannya dengan Aparat Desa berawal dengan memberikan usulan dan masukan untuk rencana pengembangan budidaya tanaman yang akan di kembangkan di lahan anggota kelompok tani dengan membuat percontohan/demplot yang dapat ditiru oleh para petani. Ada beberapa keuntungan yang diperoleh dengan merangkul Aparat Desa adalah setiap program yang akan dilaksanakan di desa akan mendapat dukungan dan fasilitasi dari desa sehingga dapat meminimalisir kendala dilapangan. Dari pengalaman ini ada beberapa cara yang efektif untuk melakukan pendekatan kepada petani maupun aparat desa sehingga Penyuluhan lebih optimal dan aktifitas penyuluhan melalui pendekatan dapat diterima secara baik. (Merlin Fdz-AdminPeros)