Loading...

BERTANAM KOPI LUWAK

BERTANAM KOPI LUWAK
Kopi luwak merupakan jenis yang salah satu kopi yang mempunyai pengolahan istimewa. Tak seperti jenis kopi lainnya yang difermentasikan biasa dengan cara pengawetan dalam sebuah peti, kopi luwak difermentasi oleh sistem pencernaan dari hewan luwak.Yang biji kopi yang telah di makan luwak akan difermentasi secara alami di perut luwak sehingga biji yang sudah di cerna akan tinggal di olah untuk produksi biji kopi yang siap.Untuk teknik membudidayakan kopi luwak terbilang sedikit rumit, namun dalam hal ini memang terbilang keuntungannya sangat menjanjikan dengan kualitas dan harga yang melambung tinggi dan sangat menjanjikan. Dalam membudidayakannya harus memiliki dua buah lahan seperti : untuk lahan yang pertama tanaman kopi dan yang kedua untuk kandang luwak.Sebenarnya jika dapat fokus untuk memproduksi kopi luwak, bisa saja hanya dengan memiliki luwaknya saja, lalu membeli buah kopi dari kebun kopi. Jika berencana untuk membudidaya luwak dengan dari kebun kopi sendiri berikut ini ialah persiapannya yang antaranya seperti: Pertama, para petani mulai memetik buah kopi yang sudah matang di pohon, yang berwarna merah. Kedua, setelah buah kopi terkumpul, dipilah lagi yang bagus-bagus saja, soalnya hanya buah kopi matang (warna merah) yang akan disantap musang sebagai makanannya. Ketiga, luwak dipersilakan memakan buah kopi terbaik yang sudah dipilih oleh para petani tadi. Tubuh luwak hanya akan mencerna daging buahnya saja, sementara bijinya nanti akan tetap utuh saat dikeluarkan kembali dalam bentuk feces. Keempat, inilah bentuk feces luwak yang terkenal itu, seperti sudah disebut di atas, bijinya tetap utuh kan? Secara fisik, biji kopi luwak dan kopi lain bisa dibedakan dari warna dan aromanya. Biji kopi luwak berwarna kekuningan dan wangi, sedangkan biji kopi biasa berwarna hijau dan kurang harum, dan Kelima, selanjutnya biji kopi yang tercampur dalam feces, dipisahkan, dikumpulkan, dibersihkan, kemudian dijemur, dan jadilah biji kopi luwak yang terkenal mahal itu. Bisa dipastikan, ini adalah biji kopi terbaik, sebab hanya buah kopi matang yang dipilih musang sebagai makanannya.Pemilihan Jenis Bibit. Di pastikan juga anda memilih bibit pohon yang berkualitas atau dari penjual bibit yang terpercaya. Sebenarnya semua jenis luwak senang dengan semua jenis kopi asal kopinya benar-benar matangdan memiliki kualitas bagus. Dalam hal ini lebih baik dengan memilih kopi arabusta yang dimana kopi ini memiliki kualitas arabusta yang sudah bagus apabila diolah untuk kopi luwak akan semakin meningkatkan kualitasnya.Tahap Proses Penyemaian Dan Penanaman. Sebelum anda untuk melakukan penanaman, dipastikan anda untuk melakukan terlebih dahulu penyemaian bibit kopi sampai berumur 7 hingga 9 bulan. Untuk penyemaian dapat dilakukan di media polibag supaya lebih mudah. Ada beberapa hal yang penting yang harus anda pastikan seperti : kadar air, intensitas cahaya, jumlah takaran pupuk yang tepat dalam proses pemupukan, lalu siram bibit yang disemai selama 2 kali sehari dan beri pupuk urea, cabut rumput liar yang tumbuh disekitar bibit, dan saat berumur 7-9 bulan, bibit siap di tanam di lahan.Kumudian untuk cara tanam tidak dapat dilakukan di sembarangan, hal yang diperhatikan seperti : lahan harus diberi pupuk kandang terlebih dahulu, lalu ukuran lubang yakni sekitar 60 cm persegi dengan memiliki jarak 2,5 cm, dipastikan setiap jarak supaya tanaman kopi mendapatkan cukup nutrisi, lalu lubang di diamkan selama 2 bulan supaya siap untuk ditanam dari bibit yang sudah di semai, dan selalu lakukan perawatan agar hasil kopi bagus sehingga luwak mau memakannya.Tahap Proses Produksi Kopi Luwak. Setelah anda bercocok tanam buah kopi, maka proses selanjutnya ialah dengan produksi kopi luwak. Yang anda siapkan tentu saja kandang luwak dan hewan luwak. Di pastikan luwak yang anda pilih merupakan luwak yang sehat dan cukup umur untuk memakan luwak. Jika anda memiliki lahan yang luas dengan produksi buah yang banyak, sebaiknya anda juga memiliki luwak dalam jumlah yang cukup. Luwak hanya memakan buah kopi yang benar-benar bagus dan matang. Oleh karena itu jika menanam biji kopi sendiri pastikan melakukan penanaman kopi dengan baik.Dalam proses memanen sebaiknya dilakukan saat benar-benar matang. Lalu sebelum diberikan ke luwak, dilakukan penyortiran manual supaya luwak lebih mudah untuk memilih buah kopi. Sedikit saran atau tips dalam proses produksi luwak, dipastikan luwak dalam keadaan yang sehat. Apabila terdapat tanda-tanda luwak sedang sakit, jangan digunakan dalam produksi kopi luwak. Pisahkan dari luwak yang lain dan tunggu sampai benar-benar sembuh. Karena luwak hanya mengkonsumsi dalam jumlah tertentu, sebaiknya jika terdapat sisa kopi yang banyak anda dapat mengolahnya menjadi kopi biasa. Luwak hanya mengkonsumsi biji kopi yang matang, jadi jangan harap mereka mau makan sisa buah kopi.Untuk peralatan dalam proses produksi ada beberapa alat yang harus memiliki diantaranya seperti : yang pertama ialah tempat untuk menjemur atau mesin over untuk mengeringkan, untuk proses pengeringan paling baik dengan menggunakan sinar matahari, kemudian mesin tumbuk untuk memisahkan kopi luwak mentah dari kulit ari, jangan lupa juag dengan siapkan tempat untuk pencucian biji kopi luwak, dan yang terakhir alat tumbuk untuk menghaluskan kopi yang sudah siap. Ditulis Kembali Oleh : Harnati Rafiastuti, SP (Penyuluh BBP2TP) Alamat Email : harnati_r@yahoo.com Sumber Bacaan : 1. Ditjenbun. 2014. Pedoman Teknis Budidaya Kopi Yang Baik (GAP on Coffee). Kementan. Jakarta2. Sumber gambar berasal dari google.