Tanaman kopi merupakan tanaman yang cukup familiar, baik di Indonesia ataupun di dunia. Lebih dari 50 negara membudidayakan tanaman kopi ini. Tanaman kopi juga merupakan komoditas ekspor yang bernilai ekonomis tinggi di pasar dunia.Dalam hal ini, kita mempunyai peluang yang besar untuk menjadikan tanaman kopi sebagai tanaman unggulan di sektor perkebunan. Untuk itu, jika ingin menggeluti bidang ini, kita harus mengetahui terlebih dahulu cara menanam kopi yang baik dan benar. Cara menanam kopi yang baik dan benar sangat mempengaruhi hasil kopi itu sendiri. Menanam kopi tidak bisa dilakukan di semua tempat. Iklim dan keadaan tanah sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman ini.Cara Menanam Kopi Yang Baik dan Benar. Tahap awal cara menanam kopi adalah mengetahui jenis kopi apa yang cocok untuk di tanam di daerah kita, misalnya kopi jenis arabica cocok di tanam pada ketinggian >800 m dpl dan kopi jenis robusta cocok ditanam pada ketinggian 400-800 m dpl. Jika sudah menemukan jenis kopi yang sesuai dengan lokasi lahan, langkah selanjutnya untuk cara menanam kopi yang baik dan benar adalah mencari bibit kopi unggul. Kita bisa mencari info ini di Puslit Kopi dan Kakao atau pun bertanya pada toko yang menjual bibit.Setelah mendapatkan bibit kopi unggul, kita harus menyiapkan lahan dengan tanah yang gembur dan subur sekaligus menanam pohon peneduh seperti lamtoro, dadap, dan sengon. Penanaman bibit kopi baru bisa dimulai jika pohon peneduh sudah siap.Cara menanam kopi yang baik dan benar ini dilakukan dengan membuat lubang untuk menanam bibit kopi dengan ukuran panjang 60 cm, lebar 60 cm, dan tinggi 60 cm dengan jarak 2-3 meter sesuai jenis kopi yang ditanam.Dua bulan sebelum menanam kopi, siapkan 200 gr belerang, 200 gr kapur, dan tanah galian bawah dan letakkan pada lubang tanam. 1 bulan selanjutnya, 20 kg pupuk kompos yang di campur dengan tanah galian bagian atas dimasukkan ke lubang.Tahap yang di tunggu pun tiba untuk cara menanam kopi yang baik dan benar, bibit kopi sudah bisa ditanam pada lubang yang telah di buat 2-3 bulan sebelumnya. Sebelum memindahkan bibit kopi dari polybag, pastikan daun yang tersisa pada bibit kopi hanya 1/3 bagian.Hal ini dilakukan agar penguapan pada tanaman berkurang. Kita juga memerlukan ajir sebagai penopang tanaman kopi agar kokoh dan tegak lurus. Lakukan penyulaman jika tanaman mati atau tumbuh abnormal. Untuk penyiraman hanya dilakukan jika kondisi tanah kering/di musim kemarau. Sedangkan pemupukan bisa dengan pupuk anorganik atau organik sekitar 1-2 tahun sekali. Selain itu, pemangkasan perlu dilakukan setelah masa panen. Hal penting lainnya adalah pemeliharaan dari hama dan penyakit yang dapat menyerang tanaman kopi. Ditulis Kembali Oleh : Harnati Rafiastuti, SP (Penyuluh BBP2TP) Alamat Email : harnati_r@yahoo.com Sumber Bacaan : 1. Ditjenbun. 2014. Pedoman Teknis Budidaya Kopi Yang Baik (GAP on Coffee). Kementan. Jakarta2. Sumber gambar berasal dari google.