Loading...

Beternak Itik Tanpa Air

Beternak Itik Tanpa Air
Beternak itik tanpa air Oleh : Noviandoni, SP PENDAHULUANBeternak itik tanpa air adalah memelihara itik secara intensif dengan cara dikandangkan, itik tidak lagi digembalakan atau dilepas untuk mencari makan sendiri, itik 100% dikurung dan tidak disediakan air untuk berenang. Tujuannya adalah agar itik dapat memanfaatkan energinya secara maksimal untuk bertelur.1. Perkandangana. Lokasi kandangLokasi kandang yang ideal adalah jauh dari suasana gaduh dan aman dari lalu lintas orang dan kendaraan, karena itik khususnya dan jenis unggas pada umumnya adalah hewan yang mudah kaget (stress). Selain itu lokasi kandang harus jauh dari pemukiman penduduk termasuk pemiliknya/ peternaknya.b. Pembuatan kandangMenurut Rasyaf (1982), Prinsip pembuatan kandang itik adalah :- Dapat memberikan kenyamanan bagi itik- Memenuhi syarat-syarat kese-hatan- Itik dapat berproduksi secara optimal.- Memenuhi syarat-syarat eko-nomisc. Arah, luas dan kapasitas kandangArah kandang yang baik adalah membujur dari selatan ke utara, atap kandang dibuat sedemikian rupa sehingga mata hari pagi dapat masuk ke dalam kandang dengan jumlah yang cukup.Luas kandang pada prinsipnya adalah tidak boleh terlalu sempit atau terlalu luas. Menurut Sandhy (1994), rumus luas dan kapasitas kandang adalah jumlah itik yang akan dipelihara dibagi 4 ekor. Artinya tiap 1 m2 bisa diisi dengan 4 ekor itik.2. BibitCiri umum untuk dijadikan bibit unggul adalah :- Kepala besar dan berjambul ; bulu dari jambul itu kasar-kasar terlebih pada itik jantan- Mata besar, pandangannya seolah-olah menantang- Paruh ; sedang- Leher ; tidak begitu panjang tetapi kuat- Badan ; bangun tubuhnya lebar, dalam dan beratCiri-ciri itik yang baik adalah :- Lincah dan gesit, mata agak menonjol, bening dan bercahaya.- Bagian rongga perutnya lembut dan kenyal.- Sekitar puasat kring dan tertutup.3. PakanSelain pakan jadi atau pabrik, pakan itu juga bisa diramu sendiri (pakan alternatif).Bentuk ransum yg diberikan jangan berbentuk seperti bubur, sebab itik tidak menyukainya, juga gampang basi. Jadi sebaiknya diberikan dalam bentuk kering, namun harus disiapkan air minumnya. 4. PemeliharaanPemeliharaan itik dapat dibagi menjadi :a) Pemeliharaan anak itikPemeliharaan anak itik perlu dikandangkan, karena sukses atau tidaknya membesarkan anak itik ter-gantung pada masa persiapannya.Alat-alat yang perlu dipersiapkan untuk pemeliharaan anak itik adalah ; a). indukan ; b). tempat pakan dan minum ; dan c). pagar pelindung.b) Pemeliharaan itik daraSetelah fase anak itik terlewati, maka ternak memasuki fase umur itik dara. Yang perlu diper-hatikan dalam memelihara itik dara adalah ;- perlu adanya seleksi- jangan sampai berkeliaran- berikan makanan yang berprotein hewani yg cukup tinggi untuk mempercepat awal produksi.- Tempatkan pada kandang dengan kapasitas 5-6 ekor/m2 sampai berumur 20 minggu.c) Pemeliharaan itik dewasaMemasuki minggu ke-21 biasanya itik sudah mulai bertelur, banyak sedikitnya produksi telur tergantung kesungguhan peternak dan penge-tahuan dan keterampilan yg dimiliki 5. Pencegahan dan penanggulangan penyakit.Mencegah timbulnya penyakit adalah lebih baik, lebih mudah dari pada mengobati. Berdasarkan penye-babnya, penyakit itik dapat disebabkan oleh bakteri, parasit, dan protozoa. Namun demikian itik lebih tahan terhadap penyakit dibanding dengan ayam. Adapun penyakit yang sering menyerang ternak itik antara lain :• Botulismus• Salmonella (keracunan)• Penyakit Lumpuh• Penyakit Bubul, dll.