Loading...

BP2KP CILACAP USUNG KEMANDIRIAN PANGAN LEWAT PAWAI PEMBANGUNAN

BP2KP CILACAP USUNG KEMANDIRIAN PANGAN LEWAT PAWAI PEMBANGUNAN
Kemandirian pangan secara umum dapat diartikan sebagai suatu keadaan masyarakat yang memiliki kemampuan untuk mewujudkan ketahanan pangan dan gizi secara berkelanjutan. Untuk mendukung pencapaian keadaan tersebut dilakukan melalui proses pemberdayaan masyarakat untuk mengenali potensi dan kemampuanya, mencari alternatif peluang dan pemecahan masalah, serta mengambil keputusan untuk memanfaatkan sumberdaya alam secara efisien dan berkelanjutan sehingga tercapai kemandirian. Kemandirian pangan ini menjadi tematik khusus Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BP2KP) Kabupaten Cilacap dalam Pawai Pembangunan memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke 68 Tingkat Kabupaten Cilacap Tahun 2013. Rabu, 21-Agustus-2013 lalu. Kepala BP2KP Kabupaten Cilacap, Sudjiman, SP. MP menyatakan, salah satu kebijakan strategis dalam mewujudkan kemandirian pangan masyarakat yaitu dengan pengembangan produk pangan yang basis potensi lokal, karena biasanya mempunyai tingkat kesesuaian yang baik dengan preferensi konsumen dan bahkan berpotensi menjadi unggulan khas daerah. "Di samping itu, pengembangan pangan lokal diharapkan dapat meningkatkan konsumsi pangan yang beragam ditingkat rumah tangga sekaligus untuk meningkatkan pendapatan keluarga". Jelas Sudjiman. Kemandirian pangan sangat bergantung pada keberdayaan petani dalam meningkatkan produktivitas, kualitas produk, dan nilai tambah dari pangan lokal tersebut sehingga mempunyai posisi tawar dan daya saing yang tinggi. Penerapan teknologi yang dapat dilakukan melalui program permanfaatan pekarangan dan Pengembangan Kawasan Rumah Pangan Lestari-KRPL, dengan teknik budidaya tanaman sayuran dan hortikultura, serta pengembangan teknologi pengolahan lokal, maupun diversifikasi pangan. Kepala Bidang Ketahanan Pangan BP2KP Kabupaten Cilacap, , Ir. Suprayitno yang juga sebagai Ketua Pantia Pawai Pembangunan menjelaskan, untuk menyemarakan pawai pembangunan yang mampu mengemban misi dan pesan-pesan pembangunan kepada masyarakat, BP2KP Kabupaten Cilacap menampilkan berbagai produk pertanian seperti padi, jagung, ketela pohon, kacang panjang, kacang tanah terong, kangkung maupun jenis sayuran lainnya. "Uniknya, berbagai jenis sayuran dan produk hortikultura tersebut dikemas menjadi pakaian yang dikenakan oleh LIK HORTI dan LIK PANGAN yang mengenakan pakaian dari berbagai jenis pangan olahan lokal", tegas Suprayitno. LIK HORTI dan LIK PANGAN ini berkesempatan menaiki mimbar kebesaran untuk menyerahkan paket hidangan pangan olahan lokal kepada Kapolres Cilacap, AKBP. Wawan Muliawan, SH, SIk, MH, mewakili Bupati Cilacap pada saat melepas pawai pembangunan. Sementara itu, Sekretaris BP2KP Kabupaten Cilacap, Ir. Susilan yang hadir pada saat pelepasan Pawai Pembangunan menyatakan, pelaksanaan Pawai Pembangunan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 68 tahun 2013 ini cukup meriah dan disaksikan oleh ratusan penonton yang setia menantikan lewatnya arak-arakan kendaraan pawai pada reute yang telah ditetapkan. Menurutnya keikut-sertaan BP2KP Kabupaten Cilacap dalam pawai pembangunan tersebut, selain mampu menampilkan produk-produk sayuran, hortikultura dan pangan olahan lokal, juga menyajikan informasi dan pesan pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan yang diperlukan oleh masyarakat. (ap)