Bukan menjadi rahasia umum lagi, ketika menjelang Lebaran, kebutuhan masyarakat terhadap pangan semakin meningkat. Namun, kebutuhan yang meningkat tersebut diikuti pula dengan naiknya harga-harga pangan, dan tentunya akan menjadi beban ekonomi, terutama untuk masyarakat kecil. Pangan yang menjadi primadona untuk kebutuhan Lebaran, tapi seringkali harganya melonjak, antara lain daging sapi, kentang, dan cabe merah. Sebagai contoh daging sapi, harga di awal bulan Ramadhan saja mencapai Rp. 120.000,- per kg nya. Tingginya harga pangan menjelang Lebaran di berbagai pasar tradisional ataupun supermarket sebenarnya tidak setinggi harga yang diterima oleh petani. Adanya rantai pasar yang relative panjang menyebabkan tingginya selisih antara harga di tingkat konsumen dengan harga yang diterima petani pada saat dijual ke tengkulak. Padahal, biaya produksi di tingkat petani jauh lebih besar dibandingkan biaya dalam aspek pemasaran. Untuk itulah, BP4K Kabupaten Sukabumi melaksanakan Pasar Tani murah di halaman kantor BP4K, Jalan Siliwangi No. 65, selama 2 (dua) hari, yaitu pada tanggal 1 dan 2 Agustus 2013. Harga yang ditawarkan kepada konsumen sangatlah menarik, daging sapi lokal dijual dengan harga Rp.75.000,- per kg, kentang dijual dengan harga Rp.10.000,- per kg, cabe merah dijual dengan harga Rp.20.000,- per kg, dan berbagai jenis sayuran lain dan buah-buahan. Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama antara BP4K dengan Aspartan (Asosiasi Pasar Tani) Kabupaten Sukabumi dan Asosiasi Sayuran Kabupaten Sukabumi. Komoditas yang dijual umumnya berasal dari petani langsung, kecuali daging sapi berasal dari Bandung. Saat Pasar Tani ini dibuka, antusias masyarakat, baik yang berasal dari wilayah Kota maupun Kabupaten Sukabumi sangatlah tinggi. Hampir semua jenis komoditas yang dijual habis tidak tersisa dalam jangka waktu kurang dari 2 (dua) jam saja. Begitu pula pada hari kedua, bahkan tingkat kunjungan konsumen jauh lebih tinggi. Namun, mengingat terbatasnya jumlah pangan yang diperjualbelikan, menyebabkan tidak semua masyarakat yang datang dapat membeli semua produk yang ditawarkan. Pada hari kedua, Bapak Bupati Sukabumi bersama Istri, berkesemptan untuk mengunjungi Pasar Tani ini. Hadir pula Asisten Sekda Bidang Ekbang dan Kepala Dinas di lingkup pertanian. Hanya saja, pada saat Bapak Bupati berkunjung, rata-rata produk yang dijual di setiap stand sudah habis, hanya tersisa beberapa jenis produk olahan saja. Apresiasi Bapak Bupati terhadap acara ini sangatlah positif. Disamping mampu membantu masyarakat dalam pemenuhan pangan menjelang Lebaran dengan harga relative murah, juga dapat memangkas rantai pasar bagi petani sayuran. Dengan demikian pendapatan petani pun semakin meningkat. Kepala BP4K Kabupaten Sukabumi, Ir. Iwan Karmawan, MM menyampaikan bahwa kegiatan Pasar Tani sebetulnya merupakan kegiatan rutin dua mingguan yang dilaksanakan oleh BP4K, namun akan lebih diintensifkan menjelang Lebaran, baik Idul Fitri maupun Idul Adha.