Dibawah kepemimpinan Koordinator BPP Binamu yaitu Bapak Musakkir, Amd, SE, kini BPP Binamu yang kering, rusak akibat bencana banjir yang terjadi pada tahun 2019 silam, kini BPP Binamu kembali bangkit, dengan antusias para penyuluh pertanian yang ada diBPP Binamu ini yang berjumlah 13 wkpp sebanyak 33 PPL, yaitu, WKPP Sapanang (Yasirah,SP) WKPP Bontoa (Muniarti, M) WKPP Empoang (Rakhmi Malha) WKPP empoang Utara (Jumriani Rasyid) WKPP Empoang Selatan (Ratna) WKPP Balang (Kasdiana) WKPP Balang Toa (Ratnawati) wKPP Balang Beru (Ekasari Mahmud), WKPP Pabiringa (Fatmawati) WKPP Biringkassi (Agussalim) WKPP Sidenre (Erma Bachri) WKPP Monro - monro (NUrhayati) WKPP Panaikang (Nirmala Dewi). Penyuluh ditugaskan membuat demplot sayuran, dengan berbagai macam jenis sayur yang mereka tanam. Mereka sangat antusias menanam karena mereka berharap dengan adanya demplot ini dapat menjadi sarana pembelajaran bagi siapapun yang berniat untu belajar, manfaat yang lain yaitu dapat menambah nilai estetika untuk kantor BPP itu sendiri serta dapat mengurangi pengeluaran bagi ibu ibu penyuluh dengan sudah tidak membeli sayur, dan mereka telah merasakan manfaat tersebut. Jenis jenis sayur yang ditanam oleh penyuluh yaitu, kangkung, bayam, kacang panjang, kacang hijau, kacang putih, kacang tanah, ubi jalar, singkong, kelor, bahkan ada pula yang menanam reflugia dengan tujuan untuk pembibitan yang akan dibagikan kepetani. Kegiatan ini sangat diapresiasi oleh Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Kabupaten Jeneponto. Harapan dari para penyuluh dari kegaiatan ini yaitu kegiatan demplot ini tetap berjalan dan bisa lebih ditingkatkan lagi. Rina Ramli, SP (Admin Binamu)