Loading...

Bpp Kecamatan Sebuku : Budidaya Kacang Tanah Dapat Mensejahterakan Petani

Bpp Kecamatan Sebuku : Budidaya Kacang Tanah Dapat Mensejahterakan Petani
Petani di Desa Kekayap, Kecamatan Sebuku tengah bergembira, karena mereka baru saja melakukan panen kacang tanah, tepatnya pada Rabu,(02/11/2020), kemarin. Melalui keterangan tertulis Kepala Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Sebuku, Bajib Misak, SST, disampaikan panen kacang tanah di Desa Kekayap ini cukup memuaskan. “Berdasarkan hasil ubinan diperoleh angka 4,8 Kg per ubin, itu berarti petani bisa memperoleh hasil sebanyak 7,6 ton per hektar” Jelas Bajib, Kamis 03/12/2020. Mohammad Fitron, SST, salah satu penyuluh pertanian di Desa Kekayap mengatakan nilai ekonomi dari budidaya kacang tanah ini juga cukup menjanjikan. “Bertanam kacang tanah bisa sangat membantu petani untuk menambah penghasilan karena harga jual bisa mencapai 25.000/Kg untuk kacang yang baru panen. Jika menanam dengan hasil ubinan begitu besar maka penghasilan petani bisa mencapai Rp.190.000.000,- dikurangi biaya yang digunakan petani” Kata Muhammad Fitron. Menurut Ibu Pangan, salah seorang petani kacang tanah di Desa Kekayap usaha pertanian ini cukup mudah. Dia hanya menanam sebanyak 15 kg benih kacang tanah. “Saya hanya membersihkan lahan yang akan di tanam dan langsung ditanami tanpa diberikan pupuk/ tanpa perlakuan pupuk, karena lahan yang berada di pinggir sungai sangat cocok untuk ditanami kacang tanah” katanya. Penyuluh Pertanian Lapangan, Kecamatan Sebuku, berkerja sama dengan mitra BPS wilayah Sebuku, berharap Pemerintah dapat mengembangkan usaha pertanian kacang tanah agar dapat mensejahterakan petani. “Kami berharap pemerintah daerah dan jajarannya dapat membantu dalam memfasilitasi kegiatan budidaya kacang tanah agar menjadi petani yang mandiri dan maju. Keuntungan besar yang tak terlihat dari kacang tanah dipinggir sungai. “ tutup mereka.