Loading...

BPP MHS LANJUTKAN SL PETANI MILENEAL

BPP  MHS LANJUTKAN SL PETANI MILENEAL
Pembangunan adalah proses perubahan yang direncanakan untuk memperbaiki berbagai aspek kehidupan masyarakat, salah satu pembangunan yang dilakukan adalah pembangunan bidang pertanian. Pembangunan Pertanian adalah suatu proses yang ditujukan untuk selalu menambah produksi pertanian untuk menambah produksi pertanian agar dapat memenuhi kebutuhan konsumen, yang sekaligus mempertinggi pendapatan dan produktivitas usaha tiap-tiap petani dengan jalan menambah modal dan skill untuk memperbesar turut campur tangan para petani. Kegiatan untuk peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan (PSK) dilakukan Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Matan Hilir Selatan (BPP) di wilayah kerja balai penyuluhan pertanian Kecamatan Matan Hilir Selatan pada hari selasa 2 Agustus 2022 yaitu sekolah lapang (SL) bagi petani kecamatan matan hilir selatan yang dihadiri oleh petani-petani mileneal di Wilayah Kerja Balai Penyuluhan Pertanian (WKBPP) Kecamatan Matan Hilir Selatan. Kegiatan SL Petani Mileneal kali ini merupakan kegiatan lanjutan dari pertemuan-pertemuan sebelumnya dan mengusung tema pengenalan OPT, Musuh alami dan pengendalian Hama dan Penyakit. Disampaikan oleh pak Kamsul,S.PKP (Koordinator POPT Kabupaten Ketapang). Pada saat pertemuan pak kamsul yang memposisi kan dirinya sebagai fasilitator menyampaikan sekilas pandang tentang musuh alami, organisme pengganggu tanaman dan upaya pengendalian terhadap serangan hama dan penyakit tanaman. Acara dilanjutkan dilapangan mempraktekan bagaimana cara membedakan antara musuh alami, hama dan penyakit tanaman. Para peserta dibagi dalam 2 kelompok kecil dan melakukan pengamatan lapangan terhadap tanaman padi dan mengumpulkan setiap material yang dijumpai baik adanya musuh alami, predator, hama, penyakit serta gejala apa yang ditimbulkan akibat serangan dari hama dan penyakit tersebut. Dilapangan para petani langsung bertanya kepada fasilitator terhadap apa yang ditemukan saat turun lapangan, yang ditemukan apakah perlu dikendalikan atau tidak, disampaikan oleh bapak fasilitator bahwa kalau musuh alami perlu dipertahankan atau jangan dibunuh, apabila hama penyakit maka dilihat dulu intensitas serangan hama penyakit dalam kawasan, apabila masih diambang batas maka tidak perlu dikendalikan namun apabila sudah diatas ambang batas maka perlu dikendalikan dengan mempergunakan konsep pengendalian hama terpadu (PHT). Dengan disampaikannya materi tentang musuh alami, organisme pengganggu tanaman, dan upaya pengendalian gangguan hama dan penyakit diharapkan para petani bisa melakukan penggelolaan hama penyakit tanaman terpadu dan melakukan pengendalian dengan mengunakan konsep Pengendalian hama penyakit terpadu dan kedepannya BPP Matan Hilir Selatan akan terus berupaya melakukan pendampingan untuk meningkatkan kapasitas petani dam kegiatan usaha tani. Penulis: Syahrudin, SP (PP Pertama Kab.Ketapang)