Loading...

Bpp Muara Sungkai Sosialisasi Pmk Ke Petani

Bpp Muara Sungkai Sosialisasi  Pmk Ke Petani
Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Muara Sungkai, Kabupaten Lampung Utara menggelar sosialisasi kepeternak cara mengatasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak sapi. Koordinator Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Muara Sungkai (Sudarno), Kabupaten Lampung Utara mengatakan, kegiatan tersebut sebagai langkah antisipasi penularan PMK pada hewan ternak yang belakangan ini meresahkan warga setempat. Menurutnya, virus PMK beberapa waktu lalu diketahui banyak menyebar di luar Kabupaten Lampung Utara. Namun, kini sudah masuk hingga ke kabupaten tetangga seperti tulang bawang barat dan kabupaten lampung Tengah, Jadi kita lakukan sosialisasi agar petani bisa mendeteksi secara dini gejala virus ini ujar pak Sudarno. Penyebaran virus ini dimana satu hewan yang terjangkit virus PMK di suatu tempat, bisa menular kepada hewan ternak lain dengan jarak 10 kilometer dalam kurun waktu kurang lebih 3 hari,” kata Sudarno saat menjelaskan tentang penularan virus PMK, Kamis (28/07/2022). Team BPP Muara sungkai mengungkapkan, antisipasi pertama mencegah penularan PMK adalah meningkatkan daya tahan tubuh hewan, supaya tidak menurun nafsu makannya. “Hewan yang tidak tertolong karena nafsu makannya menurun dan kurang diperhatikan, bisa menyebabkan sapi itu mati,” ungkapnya. Selanjutnya Patrisus Indriyanto menabahkan, ada beberapa ramuan herbal yang dapat mencegah hewan ternak terjangkit PMK, di antaranya kunyit, daun sirih, cabai jamu (buahnya atau daunnya) dan ditambah dengan garam sebagai penambah nafsu makan. “Setelah tercampur semuanya kemudian ditumbuk sampai halus. Ramuan ini untuk hewan ternak yang normal dan tidak hamil maupun menyusui,” paparnya. Sementara untuk hewan ternak yang hamil maupun menyusui, terdapat tambahan ramuan yaitu daun geleger/kelabet dan gula merah. Tambahan ramuan tersebut, untuk melancarkan air susu hewan. “Cara memberikan ramuannya, yaitu dengan cara ditumbuk. Lalu, diberikan pada hewan ternak langsung atau bisa juga menggunakan daun pisang,” imbuhnya. Ia menambahkan, untuk obat mengeringkan luka pada hewan ternak yang terjangkit virus PMK yaitu, yodium, formalin, alkohol, tarose, dan sitrun. “Tarose dan sitrun bisa digunakan untuk luka pada daerah mulut dan kuku. Sedangkan yodium, formalin, dan alkohol hanya bisa digunakan di bagian kukunya saja,” tutupnya.(BPP.Ms.Team)