Buah pete atau dalam bahasa Indonesia dinamakan petai, buah petai merupakan tanaman asli Indonesia, buah petai ini memiliki aroma bau khas., mungkin banyak sekali yang membenci buah yang satu ini karena baunya yang minta ampun. Buah ini memiliki bentuk bulat pipih dengan warna hijaunya yang khas. Selain itu, bijinya yang berada di dalam bentuk papan-papan juga menambah keunikan buah yang bau ini. Jika dikonsumsi, aroma baunya akan tinggal dimulut yang membuat tidak percaya diri. Namun, rasa baunya tidak menjadi masalah karena rasanya memang nikmat menjadi nafsu makan naik. mengapa buah petai itu bau, karena petai bisa menimbulkan bau yang tidak sedap lebih karena kandungan asam amino yang terkandung di dalam biji petai yang mengandung unsur sulfur. Kandungan inilah yang membuat biji petai menghasilkan bau yang sangat menyengat dan tidak sedap.Memang biji petai menghasilkan bau yang sangat menyengat dan tidak sedap, namun, sepertinya Tuhan memang adil. Meskipun petai banyak dijauhi dan dihindari oleh banyak orang karena baunya yang tidak sedap, namun petai ternyata memiliki kandungan gizi yang tinggi, serta memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan tubuh kita. Buah petai ini dapat dimanfaatkan sebagai lalaban atau dijadikan bahan baku masakan sehari-hari. Pada dasarnya, meskipun memiliki bau yang banyak dibenci dan dihindari oleh orang banyak, pete sendiri merupakan salah satu jenis makanan yang juga digemari oleh masyarakat Indonesia. Hal ini terbukti dari banyaknya makanan olahan yang mencampurkan pete sebagai bahan utama, ataupun sekedar bahan pelengkap. Di beberapa daerah sendiri, pete malahan seperti menu wajib lalapan ketika sedang menyantap hidangan.Pete sering di masukan sebagai bahan campuran pada menu masakan juga karena memiliki warna yang menarik, yaitu hijau terang, yang akan menambah warna pada masakan yang dibuat. Berikut ini beberapa jenis sayuran dan makanan olahan yang biasanya melibatkan petai di dalamnya :1. Sayur lodeh2. Sambal goreng ati atau kentang3. Sambal goreng krecek4. Tumis taugeBuah atau biji petai ini ternyata sangat bersahabat dengan lambung manusia. Meskipun dimakan secara mentah, buah ini tidak menimbulkan efek yang buruk bagi lambung. Malahan buah atau biji petai ini sangat baik bagi lambung, karena: • Dapat menetralisir asam lambung• Mengurangi iritasi dan luka pada bagian lambung• Mencegah terjadinya infeksi pada lambungBuah petai ini menjadi sangat populer di masyarakat, karena bila kita mengkonsumsi buah petai sebanyak 100 g petai mendapatkan berbagai kandungan gizi yang dibutukan badan kita diantaranya adalah : 1. Mempunyai kandungan abu (g) 1,2–4,6, 2. Kandungan protein (g) 6,0–27,5, 3. Kandungan lemak (g) 1,6–13,3, 4. Kandungan karbohidrat (g) 13,2–52,9, 5. Kandungan serat total (g) 1,7–2,0, 6. Kandungan energi (kcal) 91,0–441,5, 7. Kandungan kalsium (mg) 108,0–265,1,8. Kandungan besi (mg) 2,2–2,7, 9. Kandungan fosfor (mg) 115,0, 10. Kandungan kalium (mg) 341,0, 11. Kandungan magnesium (mg) 29,0, 12. Kandungan mangan (ppm) 42,0, 13. Kandungan tembaga/Cu (ppm) 36,7, 14. Kandungan seng/Zn (ppm) 8,2, 15. Kandungan vitamin C (mg) 19,3, 16. Kandungan ????-tokoferol (mg) 4,15, dan17. Kandungan thiamin (mg) 0,28 (Kamisah et al., 2013). Buah petai mempunyai banyak kandungan gizi dan mempunyai aroma khas, petai ini juga mempunyai banyak kandungan sulfur. Kandungan sulfur tersebut dapat berupa sistein dan turunannya seperti glutathione, djenkolic acid danthiazolidine-4-carboxylic acid serta memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan tubuh kita (Suvachittanont et al., 1996). Ditulis ulang oleh : Dalmadi BBP2TP BogorSumber : Balitbangtang dan Berbagai sumber media elektronik (Internet)Gambar : blogspot.com Petai