Loading...

Budidaya Bawang Merah dalam Pot

Budidaya Bawang Merah dalam Pot
Bawang merah (Allium ascalonicum) merupakan tanaman hortikultura musiman yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Namun pada saat-saat tertentu sering mengalami banjir produksi sehingga harganya anjlok. Diperparah lagi dengan kebijakan impor yang diterapkan pemerintah yang seringkali memperparah kejatuhan harga bawang merah di pasaran. Untuk menghindari fluktuasi harga yang sangat merugikan petani, perlu upaya untuk melakukan budidaya bawang merah diluar musim. Seiring dengan pembatasan kegiatan budidaya di musim-musim puncak. Bawang merah dapat tumbuh di berbagai jenis tanah, tanah yang paling cocok untuk budidaya bawang merah yaitu tanah lempung berpasir, karena tanah jenis ini lebih mudah diolah serta perbesaran umbi akan menjadi lebih baik. Bagi anda yang tidak memiliki lahan luas seperti persawahan misalnya, tidak perlu khawatir, karena bawang merah juga dapat ditanam di pekarangan rumah baik ditanam langsung pada tanah maupun pada pot atau polybag. Pada Hari Sabtu tanggal 21 Nopember 2020 di adakan bimtek tanam Bawang dalam polibik yang diselenggarakan Desa Takulat dengan jumlah peserta 20 orang dimana kegiatan tersebut bertujuan : Supaya peserta pelatihan mampu dan bisa dalam teknik budidaya bawang merah Bisa sebagai tambahan pengetahuan bagi mereka Sebagai usaha tambahan penghasilan tingkat keluarga. Hal utama yang paling mendasari Anda harus mulai budidaya bawang merah di polybag adalah karena bawang merah mudah di budidayakan. Anda bisa membudidayakan bawang merah melalui bibit berupa umbi atau biji. Cara tanam bawang merah memang umumnya dilakukan dilahan luas dan membutuhkan banyak modal. Tapi, nyatanya sekarang menanam bawang merah dapat dilakukan dirumah dengan pot, dan terbukti bisa lebih menguntungkan. Bagaimana bisa? Meski tampak sepele, ternyata menanam bawang merah dirumah dengan menggunakan pot atau polybag bisa mendatangkan untung besar loh. Berikut ini alasan Anda harus mencoba budidaya bawang merah di polybag sebagai salah satu peluang usaha yang menguntungkan Lebih disarankan untuk membudidayakan bawang merah melalui bibit umbi yang sudah siap tanam. Sebab, daya tumbuh dan persentase keberhasilannya bisa semakin tinggi, bahkan mencapai 95%. Bawang merah ini juga cocok dibudidayakan di pot atau polybag, karena habitat bawang merah umunya ditanam di tegalan. Selain itu, tanaman ini juga menyukai sinar matahari langsung, sehingga cocok diletakkan di pinggir atau halaman rumah Selain mudah dibudidayakan, alasan lain Anda harus mencoba budidaya bawang merah dirumah adalah karena perawatan dan pemantauannya yang semakin mudah. Tentu saja Anda bisa melihat pertumbuhan bawang merah setiap saat. Dengan begitu, Anda tidak perlu repot-repot pergi ke sawah/tegalan untuk melihat perkembangan tanaman Anda. Selain itu, penanaman dengan menggunakan pot ataupun polybag memiliki keunggulan lain, yaitu perawatannya yang semakin mudah. Anda hanya perlu mencabuti gulma yang ada didalam polybag saja. Tidak perlu membersihkan lahan dalam luasan yang lebar seperti di lahan sawah atau tegalan. Serangan hama penyakit juga semakin minim, karena kondisi lingkungannya bersih dari gulma layaknya di sawah. Dengan begitu, Anda bisa menghemat tenaga dan biaya perawatan budidaya bawang merah. Tak perlu menyewa lahan dalam luasan yang lebar, Anda hanya perlu menyisihkan sedikit lahan disekitar rumah untuk meletakkan jajaran polybag. Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan lahan-lahan sempit disekitar rumah yang berpotensi untuk mendapatkan sinar matahari. Tidak hanya bisa dilakukan oleh petani yang memiliki lahan luas, Anda seorang pelajar pun bisa membudidayakan bawang merah di rumah. Sebab, bawang merah tidak membutuhkan perawatan yang terlalu rumit, serta modal yang juga tidak besar. Diharapkan dengan adanya Bimtek Pelatihan Tanam Bawang Merah tingkat Desa Takulat bisa membawa perubahan dan menambah pendapatan Masyarakat. Penulis : Yahya.SP