Penyiapan Benih Benih kacang tunggak yang baik dan bermutu harus memenuhi kriteria sebagai berikut : Berasal dari varietas unggul Sumber Gambar: BPP Ngrayun Tampilan biji bernas (tidak keriput) dan tidak berlubang karena gigitan hama gudang Daya kecambahnya tinggi, diatas 90% Tidak mengandung wabah infeksi hama dan penyakit. Kebutuhan benih kacang tunggak per satuan luas lahan sangat ditentukan oleh jarak tanam, sistem tanam, dan jumlah benih per lubang tanam, kacang tunggak berkisar antara 20kg-30kg/ha. Penyiapan Lahan Penyiapan lahan tanpa pengolahan tanah ini biasanya dipraktekkan pada lahan sawah tadah hujan bekas tanaman padi. Tata cara penyiapan lahan tanpa pengolahan tanah adalah sebagai berikut : Lahan dibersihkan dari jerami dan rumput-rumput liar. Dibuat saluran keliling (drainase) selebar 20-30 cm. Dibuat petakan-petakan ukuran 4 m x 5 m atau disesuaikan dengan keadaan lahan, tanpa mengolah. Penanaman Tata cara penanaman benih kacang tunggak sistem tugal adalah, mula-mula dibuat lubang tanam dengan alat bantu tugal pada jarak 40 cm x 20 cm.populasi tanaman per satuan satuan luas lahan, jarak tanam dapat divariasi, misalnya 25 cm x 15 cm, diisi 1-2 butir benih/lubang, atau 25 cm x 10 cm, diisi 1 butir benih/ lubang, ditutup dengan tanah tipis atau pupuk organik. Pemeliharaan Tanaman Kegiatan pemeliharaan tanaman meliputi penyulaman, pengairan, penyiangan, pemupukan susulan, dan pengendalian organisme pengganggu tanaman. Penyulaman Penyulaman dilakukan seawal mungkin, maksimal 15 hari setelah tanam dengan membuat lubang tanam yang baru pada bekas lubang yang sama kemudian memasukkan 1-2 butir benih kacang tunggak pada lubang tanam tersebut sambil menutupnya dengan tanah tipis. Pengairan Meski tanaman kacang tunggak tahan terhadap kondisi kering, tetapi pada stadium pertumbuhan awal dan fase pertumbuhan vegetatif tetap membutuhkan air tanah yang cukup. Apabila tidak turun hujan, sebaiknya dilakukan pengairan minimal 2 kali selama pertanaman. Pengairan dapat dilakukan sistem di-leb atau dengan menyiram tanahnya hingga cukup basah (lembab). Pemupukan Susulan Untuk meningkatkan kesuburan tanaman kacang tunggak diperlukan pupuk tambahan. Pemberian pupuk dasar dilakukan sekali pada 20 HST, urea 15 kg/ha, Sp36 30 kg/ha, & Kcl 25 kg/ ha atau diberikan pupuk majemuk NPK 50 kg/ha. Penyiangan Rumput liar harus disiangi dengan cara mencabutnya dengan tangan atau dengan kored kemudian menimbunnya dalam lubang tanah atau membuangnya ke tempat penampungan limbah. Selama pertanaman dilakukan dua kali penyiangan, yaitu saat tanaman berumur 2 minggu dan 4 minggu setelah tanam. Kegiatan penyiangan biasanya dilakukan bersamaan dengan pemupukan. Perlindungan Tanaman Perlindungan tanaman diarahkan pada pengendalian hama dan penyakit, perlindungan tanaman pengendalian secara terpadu. Panen Pemanenan tanaman kacang tunggak dengan mengambil ujung ranting dan polong muda untuk digunakan sebagai sayur. Juga biji dengan mengambil polong yang sudah tua biasanya dengan biji keras, polong kemudian dijemur dipanas matahari, bila sudah kering dipukul- pukul polong akan pecah. Pisahkan biji dengan polong biji bisa dikunsumsi.(Admin_Puguh Ibnu Nugroho, Hartono)