Loading...

Budidaya Kentang

Budidaya Kentang
Budidaya KentangOleh : Aldiyansah(PPL Kec Tretep) Kentang termasuk jenis tanaman semusim, berumur pendek dan berbentuk semak/perdu. Sebagai tanaman semusim kentang hanya produktif satu kali dan setelah itu tanaman mati. Varietas kentang yang banyak ditanam di Indonesia adalah kentang kuning varietas Granola, Atlantis dan Cipanas.Kebutuhan bibit untuk kentang yaitu1,2 -1,5 ton/ha dengan ukuran bibit 28-55 mm dan bobot umbi 30 - 60 g/umbi. Bibit yang akan ditanam adalah bibit yang sehat dan sudah bertunas(sebaiknya 3-5 tunas). Penanaman dilakukan tanpa atau dengan pemotongan umbi. Umbi dipotong menjadi2-4 potong menurut mata tunas yang ada.Lahan yang akan ditanami dibersihkan dari rumput dan sisa-sisa tanaman musim sebelumnya. Tanah diolah dengan menggunakan cangkul sampai gembur ( sedalam 30 - 40 cm dan biarkan selama 2 minggu). Bedengan dibuat dengan lebar 70 cm ( I jalur tanaman) /140 cm (2 jalur tanaman), tinggi30 cm dan buat saluran pembuangan air sedalam 50 cm dan lebar 50 cm.Penanaman dilakukan dengan sistemalur/garitan denganjarak 40 cm danjarak antar barisan 80 cm. Penanaman dilakukan dengan meletakkan 1 umbi bibit/lubang, lalu ditutup tipis dengan tanah. Pemupukan Diberikan pada tanaman dengan dosis 300 kg/ZA, 250 kg SP36, 250 kg KCI/ha serta 20 t/ha pupuk kandang. Pada Umur 35 hari setelah tanam (HST), tanaman dipupuk dengan urea 250 kg/ha, dengan cara ditugal dengan jarak sekitar 5 cm dari tanaman.