Loading...

Budidaya Strawberry

Budidaya Strawberry
BUDIDAYA STRAWBERRY Oleh: DEKSIANA RENI TAPA, SST Sekilas tentang si cantik Strawberry merupakan tanaman herba yang berasal dari Chili di benua Amerika. Dua jenis tanaman strawberry yang sudah familiar dengan kita adalah fragaria chiloensis L dan fragaria vesca L. Species fragaria vesca L adalah jenis strawberry yang pertama kali datang ke Indonesia dan paling banyak menyebar luas di seluruh dunia sedangkan untuk spesies fragaria chiloensis L banyak dibudidayakan di Amerika, Eropa dan Asia. Strawberry memang identik selalu berada di daerah dataran tinggi dengan ketinggian 1000-2000 m dpl, lama penyinaran matahari 8 - 10 jam hari. curah hujan berkisar 600 700 mm pertahun, suhu udara optimum antara 17°C - 20°C dan suhu udara minimum antara 4°C - 5°C dengan kelembaban udara 80% - 90%. Untuk menanam strawberry di rumah, bila anda tidak memiliki ruang/halaman yang cukup maka anda dapat menggunakan polybag/pot. Karena selain praktis, menanam di dalam media polybag/pot dapat membantu memudahkan perawatan tanaman. Cara budidaya : Media : campuran gabah padi dan pupuk kandang dengan komposisi 1:2, atau anda juga bisa menggunakan campuran tanah, pasir dan pupuk kandang dengan komposisi 1:1:2. Setelah proses pencampuran media tanam, media didiamkan dahulu selama ± 3 hari Penyiraman : dilakukan pagi dan sore hari sampai tanah jenuh (tidak lagi menyerap air) Penyiangan : membuang gulma atau tanaman yang tidak dikehendaki yang tumbuh disekitar tanaman strawberry Perempelan/Pemangkasan : dilakukan pada tanaman yang terlalu rimbun oleh daun caranya adalah dengan membuang daun yang sudah tua atau rusak Pemupukan : berikan NPK mutiara dosis 10 gram (dilarutkan) dengan interval 2 minggu. Cara Pembiakan : Strawberry dapat kita perbanyak dengan cara merundukan stolon yang tumbuh pada wadah lain yang telah di isi dengan media yang telah di siapkan. (deksi)