Loading...

BUDIDAYA TANAMAN CIPLUKAN

BUDIDAYA TANAMAN CIPLUKAN
BUDIDAYA TANAMAN CIPLUKAN (Physalis angulata L.) PENDAHULUAN Ciplukan atau ceplukan merupakan tanaman herba yang kini jadi primadona di kalangan masyarakat. Selain ampuh untuk menyembuhkan berbagai penyaki, ciplukan juga memiliki harga yang cukup tinggi di pasaran. Ciplukan atau Ceplukan (P. angulata L., P. minima, P. peruviana) adalah salah satu jenis buah berukuran kecil yang berasal dari famili Solanaceae. Tanaman ciplukan merupakan tanaman herba yang memiliki umur 1 tahun, ciplukan memiliki batang yang tegak berusuk, bersegi tajam dan berongga dengan tinggi dapat mencapai sekitar 1 meter. Daun tanaman ciplukan memiliki ebntuk bulat telur memanjang dengan ujung meruncing dan tepi yang terkadang rata dan terkadang tidak. Bunganya terletak pada ketiak daun. Buah cimplukan terbungkus oleh kelopak yang menggelembung dengan bentuk telur dan meruncing pada bagian ujungnya dengan warna hijau kekuningan, buah cimplukan berbentuk buni dan berwarna kekuningan jika telah masak dan memiliki rasa yang manis. Tanaman ciplukan biasanya hidup liar di persawahan, perkebunan, dan lainnya. Buah ciplukan adalah buah yang populer karena rasa, aroma, dan warna dagingnya. Buah ini berbentuk unik karena wujud dari luarnya terlihat seperti kuntum bunga, namun apabila dikupas dalamnya terdapat daging buah dan biji berwarna kuning terang. Buah ciplukan punya ukuran dengan diameter 1,25 sampai 2 cm. Buahnya berwarna hijau saat masih muda atau mentah. Ketika buah sudah matang, daging buah ini akan berubah menjadi halus, mengkilap, serta berubah warna menjadi kuning keemasan hingga oranye dengan banyak biji kecil di dalamnya. II. BUDIDAYA TANAMAN SYARAT TUMBUH Tanaman Ciplukan cocok hidup di tanah yang subur, gembur, tidak tergenang air, dan memiliki pH mendekati netral. Tanaman Ciplukan mampu hidup pada tanah yang kurus, agak padat, dan kurang terawat bersama tanaman liar yang lain. Kondisi lapisan oleh tanah bagian atas sangat berpengaruh terhadap kesuburan tanaman Ciplukan. Tanaman Ciplukan banyak ditemukan pada musim hujan. Oleh karena itu, tanaman Ciplukan cocok dibudidayakan di daerah yang agak basah dan di tempat yang terbuka. Ciplukan dapat hidup di dataran rendah hingga dataran dengan ketinggian sekitar 1500 mdpl. Lahan tanam yang baik harus memiliki beberapa kriteria sebagai berikut :Terpapar sinar matahari langsung minimal 8 jam sehari, memiliki kandungan unsur hara yang dibutuhkan dalam proses tumbuh kembang tanaman, memiliki kandungan air yang cukup (dekat dengan sumber air), pH (keasaman) tanah ada pada kisaran 5,5 – 6,8. 2. PERBANYAKAN TANAMAN Perbanyakan tanaman ciplukan dapat dilakukan melalui biji benih. Ambil buah ciplukan yang benar-benar matang dan berasal dari pohon yang sehat. Kemudian keluarkan biji ciplukan dengan cara dipencet. Pisahkan biji dan daging buahnya. Setelah itu, jemur biji selama sekitar 1—2 jam di bawah sinar matahari. etelah itu, lakukan penyemaian biji ciplukan tersebut. Siapkan media semai berupa tanah yang sudah diayak, selanjutnya masukkan dalam polibag kecil dan siram. Buatlah lubang tanam pada tanah sedalam 2—5 mm, lalu setiap polibag diisi sebanyak 2—3 biji ciplukan dan tutup kembali. Setelah sekitar 1 minggu, biji benih sudah akan bertunas. Lakukan perawatan berupa penyiraman secara rutin setiap hari secukupnya dan tempatkan pada tempat terbuka atau terkena sinar matahari secara langsung. Setelah bibit ciplukan telah tumbuh setinggi 10—15 cm, bibit ciplukan siap dipindahkan ke tempat tanam sebenarnya. 3. PEMELIHARAAN TANAMAN A. Penyiraman Penyiraman tanaman ciplukan dapat dilakukan 1 minggu sekali atau melihat kekeringan tanah. Jangan sampai tanah terlalu kering karena akan menghambat perkembangan tanaman. B. Pemupukan Pemberian pupuk dasar dapat berupa pupuk kandang ataupun pupuk organik Pupuk susulan diberikan secara bertahap sesuai usia dan perkembangan tanaman. Pupuk yang digunakan ialah pupuk NPK (Nitrogen, Phospor, Kalium). Usia 7 hari setelah tanam diberikan pupuk NPK dengan dosis 1 gr per lubang tanaman dengan cara dikocorkan. Ini bertujuan untuk memacu pertumbuhan akar, batang dan daun tanaman. Cara melakukannya ialah dengan mencampur 1 gelas pupuk NPK dengan 35 L air lalu diaduk hingga larut. Setelah itu siramkan pada akar tanaman dengan dosis secukupnya yaitu sekitar 1/3 gelas (100 cc) per tanaman. Lakukan pada interval 2-3 Minggu sekali dengan memperhatikan kesuburan tanaman, artinya jika tumbuhan sudah tampak subur maka ambil interval yang 3 minggu sekali. Pemberian pupuk NPK dibarengi dengan pengairan agar pupuk cepat diserap tanaman. Hentikan pemberian pupuk NPK pada saat tanaman mulai berbunga hingga panen. Berikan pupuk susulan lagi setelah buah ciplukan dipanen 3-4 kali. Kurangi dosis pupuk NPK pada musim penghujan karena air hujan sendiri sudah banyak mengandung unsur Nitrogen (N) C. Penyiangan dan Pembubunan Lakukan penyiangan pada gulma atau tanaman pengganggu lainnya yang tumbuh di sekitar pertanaman agar tidak mengganggu pertumbuhan tanaman ciplukan dan lakukan pembubunan atau menimbun kembali akar yang terlihat dengan tanah. Kedua hal ini dilakukan 2 minggu sekali. D. Pengandilan Hama dan Penyakit Hama Serangga Hama dari jenis serangga yang biasa menyerang ciplukan ialah :ulat (menyerang daun dan buah), kutu daun (menyerang daun), lalat buah (menyerang buah dan uret (menyerang akar) Penanggulangannya ialah dengan perlakuan insektisida dengan cara disemprot. Khusus untuk lalat buah gunakan insektisida yang memiliki bau menyengat dan untuk uret diberi insektida tabur dengan cara dikocor ke lubang tanam. Jamur Serangan jamur patogen juga dapat terjadi terutama pada kondisi lingkungan terlalu lembab dengan kadar nitrogen yang terlalu tinggi (biasanya pada musim penghujan). Maka dari itu penting untuk mengurangi pemberian pupuk NPK pada musim hujan. Jamur ada yang menyerang daun maupun akar. Tanaman yang terserang jamur pada akarnya akan menunjukkan gejala layu disiang hari dan lama-kelamaan mati. Untuk menanggulanginya dapat menggunakan fungisida dengan cara disemprot atau dikocor. Bakteri Hampir menyerupai jamur, serangan bakteri patogen juga menunjukkan gejala layu yang dalam waktu singkat akan mematikan tanaman. Bagian tanaman yang diserang ialah akarnya. Cara mengatasinya adalah dengan mengocorkan bakterisida pada akar tanaman yang menunjukkan gejala terserang bakteri.. E. PEMANENAN Panen buah dilakukan jika buah ciplukan yang tua sudah terlihat banyak dan merata di seluruh bedengan. Ciri-ciri buah yang tua ialah berwarna kuning kecoklatan. Lakukan panen dengan interval 5-10 hari sekali. III. MANFAAT TANAMAN CIPLUKAN Kandungan dalam ciplukan diantaranya seperti kalori, lemak, karbohidrat, protein, vitamin A, vitamin C, vitamin B12, kalsium, zat besi, chlorogenik acid, asam sitrun, asam malat, tanin, alkanoid, kriptoxantin, fisalin serta senyawa C27H44O-H2O. Seluruh bagian tubuh tumbuhan ciplukan dari daun hingga akar memiliki manfaat yang sangat baik bagi kesehatan, berikut beberapa manfaat ciplukan diantaranya yaitu: Dapat membantu mengobati Darah Tinggi atau Hipertensi (herba kering ciplukan) Dapat membantu mengatasi atau mengobati diabetes melitus atau kencing manis (tanaman ciplukan yang berbuah hingga akarnya) Dapat membantu mengobati Bisul (daun) Dapat membantu mengobati gusi berdarah (buah) Dapat membantu mengobati sakit paru-paru (akar,batang daun dan bunga) Dapat membantu mengobati borok (daun) Dapat membantu mengobati influenza (daun) REFERENSI Aburamai. 2017. 14 Cara Menanam Ciplukan dan Perawatannya. Diakses Tanggal 13 Agustus 2019. https://ilmubudidaya.com/cara-menanam-ciplukan. Aji, Waryana. 2017. Cara Budidaya Ciplukan Jumbo Yang Sangat Menguntungkan. Diakses Tanggal 13 Agustus 2019. https://kabartani.com/cara-budidaya-ciplukan-jumbo-yang-sangat-menguntungkan.html. Fauna dan Flora. 2018. Cara Menanam Ciplukan Dalam Pot (Tabulampot Ciplukan) Agar Cepat Berbuah Bagi Pemula. Diakses Tanggal 13 Agustus 2019. https://www.faunadanflora.com/cara-menanam-ciplukan-dalam-pot-tabulampot-ciplukan-agar-cepat-berbuah-bagi-pemula/. Mahany, A.T. 2016. Tak Disangka, Ciplukan adalah Buah Sakti Punya 16 Manfaat Luar Biasa. Diakses Tanggal 13 Agustus 2019. https://www.brilio.net/kesehatan/tak-disangka-ciplukan-adalah-buah-sakti-punya-16-manfaat-luar-biasa-160111o.html.