Loading...

BUPATI PANEN PADI SLPTT 2014

BUPATI PANEN PADI SLPTT 2014
Beberapa kali kurang sukses bertanam padi bahkan sering gagal tidak membuat patah arang masyarakat Desa karangtalok Kecamatan Ampelgading. Bertempat di lokasi sawah SLPTT tanggal 16 Juli 2014 Kepala Desa karangtalok Karnoto menunjukkan keberhasilannya pada Bupati Pemalang untuk melakukan panen padi SLPTT (Sekolah lapang Pengelolaan Tanaman terpadu) seluas 150 ha." Sementara kali Ini adalah puncak keberhasilan tersebut, setelah empat kali panen secara beruntun sejak memimpin masyarakat Desa Karangtalok" saat menyampaikan laporan pada Bupati Pemalang. Berkat kerjasama dengan RPH (Regu Pengendali Hama), pamong dan petani serta pembinaan penyuluh dan PHP yang senantiasa merespon hama dan penyakit serta dibarengi dengan pemeliharaan burung hantu dari panen ke panen selalu ada peningkatan, jelasnya dengan mantap. Selain melaporkan Karnoto juga menyampaikan keluhan masih kurang maksimalnya penanggulangan tikus karena masih ada 5% lahan yang masih yang kurang berhasi. Berkaitan dengan hal tersebut pintanya pengembangan burung hantu mohon dukungannya dan masyarakat tetap melajutkan gropyokan. Selain itu prasarana lain untuk mendorong lebih maju adalah traktor, perbaikan jalan serta pengairan yang masih kurang lancar. Bupati Pemalang H.Junaedi,SH,MM usai melakukan panen perdana mengatakan, Kabupaten Pemalang merupakan salah satu daerah lumbung padi di Jawa Tengah, hal itu sangat membanggakan, karena dengan hasil panen yang optimal, kebutuhan beras masyarakat Kabupaten Pemalang selalu dapat terpenuhi. "Bahkan Kabupaten Pemalang juga mampu menyediakan kebutuhan bahan makanan pokok tersebut bagi daerah lain" Kata Bupati. Dikatakan, disamping sebagai sarana pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat, perkembangan sektor tanaman pangan, khususnya padi merupakan salah satu strategi kunci dalam memacu pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan petani di masa yang akan datang. "Sejalan dengan hal itu, pemerintah telah mengalokasikan program SLPTT tahun 2014 untuk Kabupaten Pemalang seluas 15.000 Ha.".Kata Bupati. Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Pemalang Ir. Supriyantopo di lokasi panen menjelaskan, panen perdana padi non hibrida program SLPTT dapat meningkatkan hasil panen padi sebanyak 7,8 ton GKP / hektar atau ada kenaikan 1,7 ton dari hasil panen sebelumnya. Hal ini menunjukkan penerapan teknologi mampu meningkatkan peningkatan produksi. Kegiatan panen padi SLPTT oleh Bupati diakhiri dengan melihat kandang karantina burung hantu dan berpesan pada masyarakat untuk menjaga dan melestarikannnya. Penulis : NURUL ASHAR (PP Madya Dipertanhut Pemalang)