v:* {behavior:url(#default#VML);} o:* {behavior:url(#default#VML);} w:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} Ajakan makan nasi jagung (baca:Sego) di sampaikan oleh Bupati Tegal, Ki Enthus Susmono saat menggelar acara panen perdana jagung hibrida di desa Luwijawa Kec. Jatinegara pada tanggal 6 Maret 2014. Acara panen tersebut dihadiri oleh anggota kelompok tani dan wanita tani, Muspika Kec. jatinegara, Muspida, Dinas lingkup pertanian Kab. Tegal sebanyak kurang lebih 400 orang. Dalam sambutannya, Ki Enthus mengatakan bahwa makan nasi jagung membuat pencernaan jadi sehat. Lebih lanjut, Ki Enhtus mengarahkan masyarakat akan pentingnya keanekaragaman konsumsi makanan dari bahan non beras seperti jagung dan umbi-umbian, yang mampu di hasilkan dari desa tersebut. Ki Enthus, menekankan, Jagung memiliki banyak serat yang merupakan keuntungan besar untuk pencernaan. Hal ini dapat mencegah sembelit, wasir, dan bahkan menurunkan risiko kanker usus besar. Mengkonsumsi jagung sedini mungkin bisa memperkecil berbagai resiko penyakit. Untuk 100g jagung mengandung 342 kalori, bahkan tanaman ini bisa dibuat sereal sehat sehingga bisa meningkatkan berat badan. Selain sebagai pencegah kanker usus dan wasir, tanaman ini sangat kaya akan serat yang cukup tinggi. Didalam satu cangkirnya terkandung 18,4% serat dari serat yang kita butuhkan sehari-hari. Membantu sistem pencernaan yang lancar dan menghindarkan dari sembelit serta menurunkan resiko kanker usus besar. Jagung juga berfungsi sebagai sumber vitamin seperti vitamin B konstituen, thiamin dan niasin serta sebagai sumber mineral. Nilai gizi per 100 gram jagung adalah: kalori 355 kal, protein 9,2g, lemak 3,9 g, karbohidrat 73,7 g, air 12 g, Kalsium 10 mg, fosfor 256 g, besi 24 mg, vitamin A 510 S.I, vitamin B1. 0,00038 g. Sementara itu, dalam acara yang sama Kepala Dinas Tanbunhut Kabupaten Tegal, Ibu Ir. Khofifah, M.M mengatakan bahwa rerata Produktivitas jagung di kecamatan Jatinegara mencapai 5,8 ton/ha. Lebih lanjut, dikatakan pada tahun 2013 luas tanam jagung dikecamatan Jatinegara mencapai 1.328 ha sehingga total produksi jagung dapat mencapai 7.702,4 ton. Normal 0 false false false false IN X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}