Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;} Dalam menghadapi penyusunan programa penyuluhan pertanian, mulai tingkat kelurahan, kecamatan hingga kota Kendari, hari kamis, 5 september 2013 telah dilaksanakan coaching programa. Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas programa yang dihasilkan pada saat penyusunan programa penyuluhan pertanian yang akan dimulai bulan September di tingkat kelurahan, oktober ditingkat kecamatan dan kota. Pentingnya programa penyuluhan adalah sebagai implementasi Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2006 dan keputusan Menteri Pertanian Nomor 25 Tahun 2009. Dimana didalamnya telah dijelaskan bahwa programa penyuluhan merupakan pedoman penyelenggaraan penyuluhan. Oleh karena itu menurut kepala Bidang Penyelenggaraan Penyuluhan BP4K Kota Kendari Abodi,S.Pt, MSi, wajib disusun dengan sebaik-baiknya dengan berpedoman pada Kepmentan nomor 25 Tahun 2009. Penyusunan programa penyuluhan disemua tingkatan harus melibatkan semua unsure, pelaku utama, pelaku usaha, penyuluh maupun petugas-petugas yang terkait, sehingga akan menjadi pedoman bersama dalam memecahkan masalah-masalah yang ada. Kegiatan ini dibuka oleh kepala bidang Ketenagaan sebagai pelaksana kepela Badan Husna Almahdalie, SP, dihadiri juga oleh kelompok jabatan fungsional BP4K, 10 orang koordinator penyuluh, 3 orang penyuluh urusan programa, kepala sub bidang Tata Penyuluhan dan kasubid Kerjasama Penyuluhan dan staf bidang. Untuk tahun ini kata kasubid Tata Penyuluhan Rizky Amaliah, telah disediakan dana penyusunan dari tingkat kelurahan hingga kota. Walaupun dana yang ada belum sesuai kebutuhan namun ini jangan dijadikan factor penghambat penyusunan programa. Alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) ini menambahkan, jika penyuluh khususnya para THL-TB PP masih mengalami kendala, agar berkonsultasi pada penyuluh yang lebih senior sehingga kualitas programa yang disusun diwilayah binaannya tidak kalah dengan penyuluh yang PNS. Kegiatan yang berlangsung hingga jam 13.30 ini, akan ditindak lanjuti ditingkat BP3K kecamatan dan dalam rapat teknis yang akan berlangsung tanggal 10 September 2013. Sebelum menutup pertemuan ini pelaksana Kepala Badan mengingatkan bahwa peranan programa penyuluhan sangat vital, jika programa penyuluhan disusun asal-asalan maka tidak akan menghasilkan apa-apa dan ini akan menurunkan kinerja BP4K secara keseluruhan. Olehnya itu harus dibuat bersama secara sungguh-sungguh dengan berpedoman pada juknis yang berlaku. (admin B)