Loading...

Doa Bersama Gapoktan Kedabu Indah

Doa Bersama Gapoktan Kedabu Indah
Gapoktan Kedabu Indah Desa Kedabu Rapat Kecamatan Rangsang Pesisir membuat acara do’a bersama dalam rangka persiapan tanam padi 2 (dua) kali setahun (IP 200) yang dilaksanakan di hamparan areal persawahan Desa Kedabu Rapat. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Rangsang Pesisir, Kapolsek Kecamatan Rangsang Pesisir, Kepala Desa Kedabu Rapat, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Peternakan yang diwakili oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan, Kasi Bidang Tanaman Pangan, PPL Kabupaten Kepulauan Meranti, Tokoh Masyarakat dan Anggota Gapoktan Kedabu Indah Desa Kedabu Rapat. Pada tahun 2021 ini Gapoktan Kedabu Indah Desa Kedabu Rapat Kecamatan Rangsang Pesisir sudah menandatangani kesepakatan bersama melaksanakan gerakan menanam padi serentak dengan target IP 200/ dua kali tanam baik di program optimasi lahan maupun diluar program optimasi lahan dengan ditetapkan tanggal 1 Maret 2021 menyemai benih dilahan dan tanggal 22 Maret 2021 menanam bibit padi dilahan. Sedangkan target tanam yang disepakat seluas 90 Ha. Dalam sambutannya Kepala Desa Kedabu Rapat mendukung program dari Dinas dan berharap usulan dari kelompok berupa penambahan mesin alat perontok padi sebanya 2 unit dapat terealisasi. Camat Rangsang Pesisir memberikan apresiasi atas kekompakan dan kebersamaan petani Desa Kedabu Rapat dan berharap target tanam seluas 90 Hektar dapat tercapai dan mengingatkan agar tetap bersyukur atas nikmat rejeki dan kesehatan yang telah diberikan oleh Allah. Sedangkan Kapolsek Rangsang Pesisir menghimbau dan mengajak petani untuk tidak mengolah lahanya dengan membakar lahan karena pada saat ini kondisinya musim kemarau. Kepala Bidang Tanaman Pangan menghimbau agar penyemaian dan penanaman padi sesuai dengan jadwal yang telah disepakati. Harapan kedepannya agar kualitas beras yang dihasilkan oleh petani dapat bersaing dengan kualitas beras yang ada dari luar Kabupaten Kepulauan Meranti.Dan untuk menyebarluaskan produk beras perlu adanya promosi baik dari Gapoktan, dinas terkait dan juga media untuk menyebarluaskan hasil produksi beras yang ada. Penulis :Pikri Anggara, SP